Penyelundupan Sabu dalam Cat ke Lapas Sampit Digagalkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas menunjukkan barang bukti sabu yang coba diselundupkan ke dalam lapas melalui kaleng cat.
Petugas menunjukkan barang bukti sabu yang coba diselundupkan ke dalam lapas melalui kaleng cat.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Upaya penyelundupan sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kembali terjadi. Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Sampit, Kalimantan Tengah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 7,5 gram.

Barang haram tersebut diselundupkan pelaku melalui kaleng cat dan makanan yang ditujukan kepada salah satu penghuni lapas berinisial S. Atas hal itu, pengunjung lapas berinsial N berikut barang bukti diamankan petugas.

“Benar petugas kami di Lapas Sampit berhasil mengagalkan upaya penyelundupan barang haram,” ujar kepala bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatyan, Tika Aprianto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (2/11).

Ia menyebut, upaya penyelundupan terjadi pada Minggu (1/11) sore sekitar pukul 15.15 WIB. Seorang laki-laki mengunjungi lapas sampit untuk mengantarkan titipan barang berupa makanan dan cat dalam kaleng.

Petugas yang menerima kemudian memeriksa isi bawaan. Saat diperiksa, ditemukanlah dua bungkus sabu yang disembunyikan dalam plastic bening dan plastic kecail hitam di kaleng cat.

“Setelah petugas kami keluarkan barang tersebut, ditemukan barang terlarang berisi narkotika jenis sabu. petugas yang menemukan langsung melaporkan ke kepala kesatuan pengamanan lapas,” ungkap kepala Lapas Sampit, Agus Supriyanto.

Atas temuan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah dan melaporkan ke Polres Kotawaringin Timur.

Penyelundupan barang haram ke lapas sudah sering terjadi dengan berbagai modus. Untuk itu, ia menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dalam menghadapi upaya penyelundupan narkoba yang modusnya semakin beragam.

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…