UPTD Pasar Sanggah Adanya Jual Beli Los di Pasar Ganding

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lokasi Los Pasar Ganding yang diduga diperjualbelikan kepada sejumlah pedagang (ft. Ainur Rahman/ SP)
Lokasi Los Pasar Ganding yang diduga diperjualbelikan kepada sejumlah pedagang (ft. Ainur Rahman/ SP)

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Koordinator Kepala Los Pasar Ganding, H Fathor tetap ngotot memperjuangkan anak buahnya yang berjumlah 23 orang agar bisa berjualan lagi, sebab dirasa kurang etis jika hanya dirinya yang mendapatkan los, sementara anak buahnya tidak memiliki los berjualan.

Menurutnya, ada banyak kepentingan yang dilakukan oleh oknum pasar yang terkesan tebang pilih, “Ada beberapa los yang memang dijualbelikan dengan alasan pedagang hanya mengganti biaya tiang penyanggah, tapi kan nominalnya tidak sesuai”  katanya kepada Surabaya pagi, Selasa (3/11/2020).

Makanya kata dia, pihaknya tidak takut untuk terus menyuarakan hak para pedagang yang memang sudah lama tidak berjualan akibat dari dampak perbaikan pasar Ganding tersebut. Bahkan pihaknya mengaku tidak akan tinggal diam dan akan ungkap mafia pasar sampai kepada titik akar. “Biarkan saja dulu mengalir, nanti semuanya akan terungkap” urainya.

Ia mengungkapkan bahwa hanya ingin agar yang 23 pedagang  dapat berjualan lagi, “Semestinya kepala Pasar dan UPTD pasar Kabupaten Sumenep melakukan kroscek secara detail terhadap pengelola los pasar jangan hanya percaya kepada oknom yang tak bertanggung jawab" jelasnya.

Bahkan sambungnya, jika tidak ada permainan antara oknum pasar, Kepala Pasar dan UPTD Pasar Kabupaten Sumenep, sudah pasti yang 23 orang itu memiliki los berjualan,” ini saya memiliki data validnya berikut pengakuan dari sejumlah pedagang yang sudah berjualan, kita lihat saja nantinya” pungkasnya.

Secara terpisah, Kepala UPTD Pasar Kabupaten Sumenep, Purnomo Subagio mengatakan pihaknya tidak pernah merasa menjual Los pasar kepada sejumlah pedagang  pasar, hanya saja, mereka mengganti biaya los yang sudah dibuatkan, “Bahkan  saya sendiri sudah berkali kali menjelaskan kepada semua pedagang” tegasnya.

Selain itu juga pihaknya mengaku tidak benar jika ada sejumlah pedagang yang belum memiliki los pasar, sebab sebelum ditempati los tersebut masih dilakukan pendataan terhadap sejumlah pedagang.

"Saya sangat terbuka kepada sejumlah pedagang, jadi tolonglah jangan dijadikan banjakan pedagang yang lain, jika nantinya akan ditempati sendiri atau disewakan kepada yang lain" ujarnya.

Dikatakan Purnomo, dirinya belum pernah didatangi oleh pedagang yang sebelumnya berjualan di tempat itu, dari sebelum pasar direnovasi. “Jujur belum ada yang klarifikasi ke saya, bahkan siapapun yang merasa dirugikan ayo ketemu saya siap kapan saja” pungkasnya. Ar

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…