Gus Ipul Janji Beri Bantuan Non Tunai Dua Kali Lipat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Ipul saat hadir di tengah warga Airlangga, Purworejo
Gus Ipul saat hadir di tengah warga Airlangga, Purworejo

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Calon Wali Kota Pasuruan nomor 1, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berjanji akan meningkatkan bantuan non tunai menjadi dua kali lipat. Hal itu disampaikan  mantan Wagub Jawa Timur itu  saat hadir di tengah-tengah warga Airlangga, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Senin (02/11). Dalam kampanye paslon Giat. 

Ipul menilai, bantuan dari pemerintah daerah tersebut sangat berguna bagi masyarakat. Untuk itu dia berjanji, ketika nanti terpilih akan melipat gandakan bantuan tersebut dari Rp 200 ribu setiap bulan menjadi Rp 400 ribu setiap bulan. 

Selain itu, dia juga menyampaikan program pelayanan yang berbasis teknologi. Terutama pelayanan dibidang kesehatan. "Selama satu bulan saya berkampanye dan keliling ke hampir seluruh kawasan kota, banyak laporan warga terkait buruknya pelayanan kesehatan di RSUD dr. Soetomo. Terutama pelayanan di setiap poli, " Kata Ipul. 

Oleh sebab itu, lanjut Ipul, dirinya menawarkan program pelayanan kesehatan tidak perlu antri. Setiap hasil pemeriksaan beserta obatnya akan dikirim ke rumah pasien. "Nanti, pasien tidak perlu antri panjang. Setiap hasil pemeriksaan beserta obatnya langsung dikirim kerumah pasien, " yakin Ipul di depan warga Airlangga. 

Ipul juga menyinggung soal banjir. Setiap musim hujan di beberapa kawasan di kota Pasuruan menjadi langganan banjir. Terutama di kawasan yang dekat dengan Sungai Welang dan Sungai Gembong. Menurutnya, pemerintah  perlu grand design untuk mengatasi banjir. Grand desain tersebut adalah penanganan teknis juga dampak banjir. 

Penanganan teknisnya, pemerintah harus bekerja sama dengan pemerintah daerah tetangga yang masuk DAS (Daerah Aliran Sungai). Seperti Kabupaten Pasuruan dan Malang. "Perlu bekerja sama dengan pemerintah daerah tetangga untuk bersama-sama  membuat konsep penanganan banjir. Tentu melibatkan pemerintah provinsi sebagai pihak yang memiliki kewenangan atas sungai-sungai tersebut, " Ujar Ipul. 

Ipul menambahkan, untuk penanganan dampak banjir, pemerintah perlu membuat dapur umum yang semi permanen atau permanen. Tidak cukup itu, setiap banjir petugas kesulitan melakukan evakuasi karena tidak ada penerangan yang cukup. Sebab, aliran listrik dipadamkan oleh PLN demi keamanan. "Untuk itu perlu terobosan dengan memasang penerangan jalan maupun rumah warga menggunakan tenaga surya, " tutup Gus Ipul. 

 

Berita Terbaru

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – SMA Negeri 1 Porong, Kabupaten Sidoarjo, mengundang seluruh para wali murid kelas X-1 sampai X-12 dalam acara Sosialisasi Program S…

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Di tengah derasnya arus informasi digital yang mengalir tanpa batas, ruang-ruang diskusi tentang nilai kebangsaan menjadi semakin…

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Garis Kemiskinan Tercatat Sebesar Rp 669.235 per Kapita per Bulan

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:23 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan garis kemiskinan pada bulan Maret 2026. Garis kemiskinan merupakan batas pengeluaran yang d…