SURABAYAPAGI, Surabaya - Perwakilan BKKBN Jawa Timur menggelar Sosialisasi Program Bangga Kencana, khususnya program GenRe (Generasi Berencana) dan persiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja di SMAN 1 Kediri. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd, Mitra Komisi IX DPR RI Ibu Sri Rahayu dan Kepala OPD KB Kota Kediri Bpk Sumedi, SKM, MM.
Sosialisasi seperti yang kita ketahui bahwa seorang remaja sangat perlu dibekali bagaimana sebuah Penyiapan Hidup Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR) mengingat masih cukup maraknya pernikahan di bawah usia 20 tahun di Indonesia dan khususnya di Jawa Timur. Usia pernikahan dini di Jawa Timur di angka 12% di pedesaan akan lebih tinggi lagi rata rata di usia 16-18 tahun sudah menikah.
Dalam kesempatan ini, Kang Teguh (sapaan akrab Kepala Perwakilan) mengajak para pelajar untuk menghindari nikah dini, seks sebelum nikah dan NAPZA. Harapannya didalam membangun keluarga jangan menggunakan prinsip gimana nanti tetapi nanti bagaimana, nah disitulah pentingnya perencanaan, ini bukan mengajari cara menggunakan alat kontrasepsi, tetapi lebih kepada mempersiapkan generasi yang mampu mempersiapkan dirinya di masa datang,”ungkapnya.
Remaja juga bisa menjadi motivator bagi teman sebayanya. Selain itu, ditengah derasnya arus teknologi informasi, remaja juga harus pintar memanfaatkan teknologi dengan bijak agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif.
“Di Indonesia saat ini perbandingan antara remaja dan penduduk di Indonesia adalah 1:4 dan dipastikan akan menjadi pasangan usia subur berpotensi besar bagi bangsa. Di Jawa Timur rata-rata tingkat pendidikan hanya di tingkat kelas 2 SMP, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Timur masih di bawah rata-rata nasional kendati rata-rata Angka Harapan Hidup tinggi di usia 70 tahun. Oleh karenanya penting pendidikan bagi semuanya”, tegasnya.
Senada dengan Kang Teguh, Ibu Sri Rahayu yang notabene wakil rakyat juga sangat concern terhadap program Bangga Kencana, termasuk program GenRe. “Kenapa program bangga kencana ini saya bawa ke sekolah? Melalui adik-adik ini, setelah mendapatkan ilmu dari kegiatan ini bisa menjadi harapan bangsa. Kita di masa depan dibutuhkan pemimpin yang memiliki kemampuan dan berkualitas, selain itu juga sehat,” tuturnya. Pat
Editor : Mariana Setiawati