Kiai dan Nyai Kampung Tanggulangin Deklarasi Menangkan BHS-Taufiqulbar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kiai dan nyai kampung se Kecamatan Tanggulangin melakukan deklarasi dukungan kepada Cabup Bambang Haryo Sukartono (BHS) dan Cawabup Taufiqulbar untuk memimpin Kabupaten Sidoarjo. Deklarasi dukungan dilaksanakan Jumat (6/11) malam di desa Putat Tanggulangin dan dihadiri langsung Cawabup Taufiqulbar. Tak tanggung-tanggung, kiai kampung semua desa kecamatan Tanggulangin ikut dalam deklarasi tersebut. Deklarasi dipimpin Gus Yanto. "Kami kiai kampung se-Tanggulangin siap mendukung dan memenangkan BHS dan Cak Taufiq," ujar puluhan kiai kampung Tanggulangin. Deklarasi dukungan kiai kampung ini menambah daftar dukungan untuk BHS dan Cak Taufiq dari warga NU. Karena sebelumnya, keluarga besar Ansor Kec Tulangan, telah mendeklarasikan dukungan ke BHS dan Cak Taufiq. "Dukungan dari kiai kampung ini karena program-program BHS dan Cak Taufq ini sesuai dengan apa yang diharapkan para kiai," ujar Gus Yanto. Untuk itu, Gus Yanto mengatakan, para kiai kampung sepakat untuk memenangkan BHS dan Cak Taufiq di Pilkada Kabupaten Sidoarjo. "Kami akan mengawal program-program BHS dan Cak Taufiq sampai terealisasi," tandasnya. Cawabup Taufiqulbar memperkenalkan dirinya adalah sebagai bagian dari keluarga besar NU Sidoarjo. “Saya ini menantunya H. Maskur Rois, mantan Bendahara NU Sidoarjo, yang juga salah satu tokoh pendiri RSI Siti Hajar. Mbah saya itu (dulu) Ketua MWCNU Sedati. Sedangkan saya juga cucu keponakan KH. Husein Ilyas, Karangnongko, Mojokerto,” ujar Cawabup Taufiqulbar. Cawabup Taufiqulbar mengatakan, ada beberapa program yang dipersiapkan BHS dan dirinya jika diberi amanah memimpin Kabupaten Sidoarjo. Pertama, adalah menjadikan Sidoarjo kota santri yang smart. "Kami akan memberikan pelatihan berwirausaha kepada para santri serta menambah sekolah madrasah dan menambah fasilitas internet di setiap desa," ujarnya. Program lainnya yang disiapkan adalah bisyaroh guru madin dan TPQ. Karena guru madin dan TPQ perannya sangat besar. Karena mereka mendidik moral dan keagamaan anak. "Guru madin dan TPQ ini harus dijamin kesejahteraanya," tandasnya. Dalam kesempatan itu, Cawabup Taufiq menerangkan soal pentingnya menambah jumlah lembaga pendidikan MI (Madrasah Ibtidaiyah) di Kabupaten Sidoarjo. Taufiq menegaskan, sebagai kota santri, Sidoarjo harus menambah jumlah MI yang selama ini dirasa masih kurang. Dari 227 MI yang ada di Sudoarjo, menurut Taufiq, adalah jumlah yang masih sedikit jika dibandingkan jumlah desa dan kelurahan sebanyak 667 se Kabupaten Sidoarjo. “Kalau nanti kami terpilih menjadi Bupati & Wakil Bupati Sidoarjo, kami akan menambah jumlah MI yang ada di Sidoarjo. Bukan hanya jumlah, kami juga akan menaikkan insentif guru MI yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” janji Taufiq disambut tepuk tangan hadirin. Lebih lanjut Cawabup Taufiqulbar menuturkan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia warga masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Untuk meningkatkan kualitas SDM anak usia sekolah, BHS dan dirinya merencanakan program makan ikan gratis dan minum susu gratis tiap minggu untuk anak sekolah. “Kalau kami nanti terpilih jadi pemimpin Sidoarjo, kami akan melakukan program makan ikan dan minum susu gratis untuk.anak sekolah itu guna meningkatkan kualitas SDM yang handal bagi anak sekolah,” ujarnya. Saat ini, lanjut Cawabup Taufiq, jumlah Puskemas di Sidoarjo masih jauh dari memadai. Secara jumlah masih kalah jauh dengan Kabupaten Banyuwangi. Dari jumlah penduduk kurang lebih 2,3 juta, Sidoarjo hanya mempunyai 26 Puskesmas, yang idealnya adalah 71 puskesmas. “Jumlah Puskesmas harus ditambah untuk mengurangi angka stunting atau gizi buruk bagi anak, yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” jelas Cak Taufiq. sg
Tag :

Berita Terbaru

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Adanya laporan keracunan makanan, Pemkot Kediri lakukan Investigasi

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI-KEDIRI :  Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur melakukan investigasi terkait dengan laporan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di …

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

"The Future of Influence" diluncurkan Vero and Magnifique

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA :  Vero, salah satu agensi komunikasi independen terkemuka di Asia Tenggara, bersama Magnifique, agensi 360 communications di Indonesia, …

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

KAI Daop 7 Madiun Rutin Lakukan Pengecekan Sarana dan Prasarana dengan Lori Dresin

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Daop 7 Madiun melaksanakan kegiatan Tilik Lintas melalui perjalanan lori dresin pada petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga …

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Mbak Wali Tindak Cepat Kasus Dugaan Keracunan MBG, 73 Siswa Terdampak Kini Membaik

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, - Pemerintah Kota Kediri bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan dalam…