Warga Kota Malang Keluhkan Kemacetan Akibat Proyek Kayutangan Heritage

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jalan di Kota Malang yang macet akibat penutupan. SP/ JN
Jalan di Kota Malang yang macet akibat penutupan. SP/ JN

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Akibat adanya proyek pembangunan koridor Kayutangan Heritage menyebabkan kemacetan di sepanjang Kota Malang banyak dikeluhkan para pengendara dikarenakan macet. Kemacetan tersebut disebebkan karena adanya penutupan jalan tersebut dilakukan untuk uji coba proyek tersebut.

Project Manager Koridor Kayutangan Heritage, Agus Budi Hartanto menerangkan jika dalam pengerjaan proyek memang akan melakukan penutupan kawasan secara bertahap.

"Jadi nanti yang dilakukan penutupan total hanyalah di bagian pengerjaan perempatan BCA (perempatan Rajabali). Sedangkan di bagian pertigaan PLN, kami lakukan pengerjaan proyek secara bertahap. Artinya sisi jalan yang dekat pos polisi depan restoran cepat saji, kami buka dulu sedangkan untuk sisi jalan yang dekat bangunan PLN ditutup untuk pengerjaan," jelas Agus.

Baru nanti jika pengerjaan sisi jalan dekat PLN telah rampung, maka yang dekat restoran cepat saji akan ditutup untuk dilakukan pengerjaan. Nanti setelah melakukan uji coba malam ini kawasan tersebut mulai ditutup.

"Tutup nanti malam, kan besok sudah mulai pengerjaan. Meski jalan tertutup, tapi kami pastikan masyarakat bisa beraktivitas terlebih bagi masyarakat sekitar," ujar dia.

Secara detail dia menjelaskan pengerjaan proyek tersebut dilakukan pada perbaikan konstruksi aspal. Nantinya, akan diganti konstruksi beton dan dilanjutkan dengan pemasangan batuan andesit.

Agar maksimal, akan dikerahkan 50 hingga 70 pekerja yang bekerja dalam tiga shift selama 24 jam beserta alat berat.

"Semoga cuaca mendukung sehingga bisa selesai tepat waktu pada Desember 2020. Namun, kami diberi target, tanggal 20 Desember harus sudah selesai. Paling tidak, aktivitas sudah tuntas dan bisa dilewati masyarakat," tandasnya.

Uji coba penutupan jalan di Kota Malang dilakukan rencana pada hari Selasa (10/11/2020) nanti, dan proyek akan dimulai hingga pertengahan Desember. Beberapa titik tersebut diantaranya perempatan Jalan Pattimura, pertigaan PLN Malang, Balai Kota dan Tugu Malang.

Penutupan jalan tersebut dikeluhkan oleh seorang warga Kota Malang, Heri Setiawan yang pulang bekerja mengeluhkan kondisi jalan yang macet. Menurutnya, dari daerah Tugu menuju rumahnya di Mergosono dengan jarak 1 kilometer, dirinya membutuhkan waktu 90 menit.

"Ini malah menyengsarakan masyarakat. Tambah susah," keluhnya.

Begitu juga dengan warga yang bernama Gaweyo Saha. Ia mengaku melintas dari pertigaan PLN hingga ke Stasiun Malang memerlukan waktu 60 menit.

"Padahal jaraknya dekat. Biasanya hanya 5 menit, mengeluh sih. Kok Pemkot Malang gak punya analisis kebijakan dan malah menyengsarakan masyarakat. Apalagi rencananya sampai akhir tahun, bisa dipastikan tiap pagi dan sore macet kayak begini," katanya. Dsy8

 

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…