Civitas Akademik Positif Covid-19, Kantor Pusat UNEJ Ditutup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kampus Universitas Jember yang ditutup sementara akibat paparan Covid-19. SP/ TRB
Kampus Universitas Jember yang ditutup sementara akibat paparan Covid-19. SP/ TRB

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Civitas Akademik Positif Covid-19 membuat Kantor Pusat Universitas Jember (Unej) ditutup sementara. Hingga saat ini Kantor Pusat masih dilakukan sterilisasi untuk mencegah cluster penyebaran Covid-19 tersebut, Kamis (19/11/2020).

Sudah ada sebanyak dua orang civitas akademik Unej yang meninggal dunia akibat paparan Virus Corona. Menanggapi kasus tersebut pimpinan Unej langsung menggelar rapat yang melibatkan pihak Pos Covid-19.

Kedua civitas akademika Unej tersebut meninggal dunia tersebut merupakan satu orang dosen di Fakultas Ilmu Budaya (FIB), dan satu karyawan Bagian Keuangan di kantor pusat. Keduanya meninggal dunia karena Covid-19.

Lewat surat edaran hasil rapat tersebut tertulis untuk menyikapi kondisi terakhir di Unej, adanya dosen dan tenaga kependidikan (karyawan Kantor Pusat) Universitas Jember yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka akan dilakukan sterilisasi di kantor pusat dan unit kerja.

Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Rektor Universitas Jember Iwan Taruna, sterilisasi itu berlangsung 18-22 November 2020.

Sterilisasi itu berupa penyemprotan disinfektan dan penyinaran sinar ultra violet. "Untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, dan untuk keselamatan kita semua," ujar Iwan Taruna melalui surat tersebut.

Selain itu, dengan adanya sterilisasi tersebut, seluruh layanan dilakukan secara daring. Sebab, karyawan kantor pusat bekerja dari rumah. Begitu juga dengan proses perkuliahan di Unej, sampai saat ini masih dilakukan secara daring sejak awal wabah Covid-19.

Sementara itu, untuk sterilisasi unit kerja, seperti fakultas, menunggu observasi dari Pos Covid-19 Universitas Jember.

Rektor Universitas Jember Iwan Taruna kembali menambahi, bagi dosen dan tenaga kependidikan yang merasa ada keluhan dan gejala kesehatan yang berkaitan dengan Covid-19 segera menghubungi TTDKB Covid-19 Unej.

"Sejumlah karyawan yang memiliki kontak erat dengan karyawan Unej yang meninggal dunia karena Covid-19 harus menjalani tes usap dan ada lima Tim TTDKB yang melakukan penelusuran (tracing) terhadap kontak erat itu," katanya. Dsy7

Berita Terbaru

PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia Perpanjang Kampanye “Rejeki Langsung” Hingga Juni 2026

PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia Perpanjang Kampanye “Rejeki Langsung” Hingga Juni 2026

Jumat, 10 Apr 2026 10:00 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 10:00 WIB

Surabayapagi.com:  PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia (PT AMBPI) resmi mengumumkan peluncuran kampanye “Rejeki Langsung” pada Februari 2026. Kamp…

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…