PMK Kesulitan Padamkan Api, Tiga Rumah di Simolawang Hangus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) melakukan pembasahan rumah warga yang terbakar di permukiman padat penduduk di Simolawang Pojok, Jumat (20/11/2020). SP/Patrick
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) melakukan pembasahan rumah warga yang terbakar di permukiman padat penduduk di Simolawang Pojok, Jumat (20/11/2020). SP/Patrick

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Kebakaran dashyat melalap habis 3 (tiga) rumah semi permanen di permukiman padat penduduk di gang Simolawang, Surabaya, Jumat (20/11/2020). Tiga rumah tersebut terbakar habis, diduga karena ditinggal pemilik rumah pergi hajatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh wartawan Surabaya Pagi, kejadian kebakaran berawal dari rumah kontrakan milik Sriyani, 36 tahun, yang saat Jumat siang kemarin, sedang pergi.

“Tadi (Jumat kemarin, red) ke hajatan semua, tidak ada yang ditinggal dalam rumah. Rumah dalam keadaan aman kompor gas sudah dicabut, listrik juga tidak ada yang dinyalakan semua sudah dicabut,” ungkap Sriyani sambil menangis histeris saat rumahnya terbakar, saat ditemui Surabaya Pagi di lokasi kejadian, Jumat (20/11/2020).

Menurut Sriyani, dirinya mengetahui rumahnya kebakaran, dari tetangga. “Yah tau-tau dikabari tetangga (rumah kebakaran), langsung saya pulang kerumah. Sampai rumah, sudah banyak petugas yang mengevakuasi rumah. Rumah tersebut sebenarnya mengontrak, dan ditempati satu keluarga ada 4 orang,” kata Sriyani.

Sementara, dari pengakuan saksi mata, tetangga Sriyani, Endang, 42 tahun, ada asap kecil yang diduga berasal dari rumah Sriyani. “Melihat diatas genteng ada asap kecil habis itu seperempat jam keluar apinya besar, lalu saya teriak minta bantuan pak RT dan tetangga untuk menghubungi call 112, lalu didobrak rumahnya mbak ani (sapaan Sriyani di area tetangga, red),” ungkap Endang, Jumat (20/11/2020).

Sementara, petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Surabaya kesulitan proses pemadaman, dikarenakan kawasan rumah padat penduduk.  "Ini karena kawasan padat penduduk dan rumah juga semi permanen. Sehingga kita ada kendala saat pemadaman api," jelas Bambang Vistadi Kabid Pembinaan Ops Dinas PMK Surabaya, kepada Surabaya Pagi.

Lebih lanjut Bambang, tiga rumah yang terbakar yakni pertama di Simolawang 6/2E, Simolawang 6/2F, dan Simolawang Gang 2 Pojok/2F. Meski terbakar habis, kejadian tersebut tak menimbulkan korban jiwa.

Saat ditanya penyebab kebakaran, pihaknya menjelaskan bahwa kebakaran terjadi diperkirakan karena konsleting listrik. Sebab, rumah semi permanen ini juga memiliki daya listrik tinggi tanpa diimbangi pembaruan kabel dan saklar. Sehingga, besarnya daya listrik bisa memacu konsleting karena kabel dan panel sudah berumur.  "Tak ada korban jiwa dan kebakaran diperkirakan karena konsleting listrik. Jadi kita harapkan warga agar mengganti kabel dan panel apabila melakukan penambahan daya," tandasnya.

Dalam pemadaman di daerah Simolawang itu, Dinas Damkar Kota Surabaya menerjunkan 14 unit mobil damkar. pat/cr4/ham

Berita Terbaru

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan negara-negara berkembang perlu menjadi bagian dari proses p…

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

SURABAYAPAGI.com – Optimisme industri perbankan masih terjaga hingga kuartal III-2026, meski ketidakpastian ekonomi global dan domestik masih membayangi. Hal i…

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Pembaca Yth, Sejak awal saya sudah mencium, saya ini korban rekayasa sistemik. Saya protes ke penyidik dengan akal waras. Protes bahwa saya Bahwa saya tidak…

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung (MA) merespons aduan aktor Atalarik Syach terkait dugaan kejanggalan eksekusi tanah oleh Pengadilan…

Fahd A Rafiq, Politikus Golkar 3x DiOTT KPK

Fahd A Rafiq, Politikus Golkar 3x DiOTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026 07:34 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com – KPK sudah selesai melakukan gelar perkara atas operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor. KPK m…

Wakil Menteri ATR/BPN Bereaksi OTT Suap Pengurusan HGB

Wakil Menteri ATR/BPN Bereaksi OTT Suap Pengurusan HGB

Rabu, 16 Sep 2026 07:29 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com – OTT berkaitan dengan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor, ditanggapi Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan meminta publik menunggu k…