SURABAYAPAGI.COM, Sampang– Dinas Pertananian (Dispertan) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur bakal mencabut izin kios apabila menemukan menjual pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Hal itu disampaikan Plt. Kadis Dispertan Sampang Suyono, pihaknya akan memberikan peringatan keras apabila kios pupuk di Sampang bermain-main dengan harga.
“Kami tidak ingin timbul masalah lagi, seperti yang kemarin, sehingga di Demo oleh Formasa Sampang. Karena akibat dari penjual pupuk bersubsidi melampaui dari batas di atas HET, namun harga yang sebenarnya pupuk subsidi di tempat kios sebesar Rp. 90.000 ribu, jangan sampai ada yang menjual melebihi harga yang sudah ditentukan,” katanya, kemarin.
Menurutnya, petani di Sampang harus semuanya kebagian pupuk subsidi, agar petani tidak gagal panen.Karena musim tanam seperti sekarang ini, petani sangat membutuhkan pupuk bersubsidi agar tanamannya tidak gagal panen.
“ Untuk itu tetap berupaya membantu petani yang kekurangan stock pupuk subsidi dan akan melakukan pengiriman pupuk subsidi disetiap desa yang benar-benar kekurangan,” ujarnya.gan
Editor :
Aril Darullah
Berita Terbaru
Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB
Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…
Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB
Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…
Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB
Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…
Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB
Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB
SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…
Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB
Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…
Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB
Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB
SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…