PDAM Kota Malang Normalisasi Indikasi Air Berbau Solar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengecek kualitas air PDAM Kota Malang. SP/ JT
Petugas saat mengecek kualitas air PDAM Kota Malang. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Petugas Perumda Tugu Tirta atau PDAM Kota Malang rutin melakukan pengawasan dan pengecekan kualitas air dengan proses normalisasi terkait adanya indikasi air berbau solar, Senin (23/11/2020).

Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang M. Nor Muhlas, dilakukan secara rutin. Mulai dari kualitas air baku atau sumber air hingga unit produksi dan lain sebagainya.

Menurutnya, petugas mengawasi kualitas air di sumber air, unit produksi Resevoar penampungan atau tandon dan di sambungan SR pelanggan. Baik secara internal yaitu Laboratorium PDAM, maupun eksternal menggunakan Laboratorium Dinkes dan Laboratorium Perum Jasa Tirta.

"Juga dilakukan pengecekan kualitas air secara langsung bila ada pengaduan gangguan meliputi parameter turbidity, Sisa Chlor, pH dan bau air," katanya.

Sehingga, dengan adanya kandungan sisa chlor min 0.2 ppm dan Turb & pH yang memenuhi syarat, maka air terdesinfeksi cukup aman terjaga dari mikroorganisme yang bersifat patogen. 

Pengecekan kualitas itupun bukan hanya satu atau dua kali dilakukan. Namun berkali-kali untuk memastikan kualitas air bernar-benar normal dan layak minum. "Sehingga air bersih dan hyginies aman untuk dikonsumsi," jelasnya.

Kegiatan pengawasan kualitas tersebut menjadikan jaminan bahwa kualitas air aman untuk dikonsumsi. Petugas juga melakukan pengecekan kualitas air di setiap kawasan yang terdampak. 

Dari hasil pengujian parameter kualitas air yang dilakukan, maka setiap titik terdampak saat ini dinyatakan sudah bersih, tidak berbau dan memenuhi syarat air minum dan layak dikonsumsi. Sehingga pelanggan tidak perlu lagi takut ataupun enggan menggunakan air yang didistribusikan PDAM Kota Malang.

Selain itu, pelanggan juga diharapkan membersihkan tandon yang sebelumnya terkontaminasi solar. Sehingga air bisa kembali bersih sesuai dengan kualitas normal dan tidak berbau. Dsy10

 

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…