Alat PCR Senilai Rp 4M di RSUD Kota Pasuruan Belum Dioperasikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Caption: Sejumlah perlengkaan mesin PCR yang sudah datang. SP/ DECOM
Caption: Sejumlah perlengkaan mesin PCR yang sudah datang. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Melonjaknya kasus Covid-19 di Jawa Timur mengharuskan beberapa rumah sakit harus memiliki peralatan medis penunjang kesembuhan pasien Covid-19 diantaranya, RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan yang saat ini akan memiliki alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mendiagnosis Covid-19. Alat ini menelan anggaran Rp 4 miliar.

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat menjelaskan bahwa mesin PCR yang ada di RSUD dr R Soedarsono sudah datang akan tetapi beberapa perlengkapan alat dalam PCR tersebut masih belum lengkap.

"Sejumlah perlengkapan mesin PCR sudah tiba, di antaranya biosafety cabinet, vortex mixer, spindown centri, laboratory microcentri. Hanya saja masih ada beberapa alat utamanya yang belum datang," jelasnya, Rabu (25/11/2020).

Kokoh kembali menjelaskan jika alat utama sudah datang, maka ibisa segera dioperasikan. Alat PCR RSUD dr R Soedarsono ditargetkan beroperasi pertengahan Desember 2020.

"Kalau alat sudah lengkap nanti disetting dengan ruangan bertekanan negatif. Semoga datangnya peralatan tepat waktu sehingga bisa dikerjakan dan minggu kedua bulan Desember segera dioperasikan," terangnya.

Pemkot Pasuruan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk instalasi PCR. Anggaran untuk pembelian alat seharga Rp 800 juta, renovasi ruangan bertekanan negatif Rp 1,4 miliar dan pembelian reagen Rp 1,8 miliar. "Kita beli 4.000 unit reagen kit. Memang mahal," pungkasnya. dsy9

 

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…