MAJU dan Risma Punya Hubungan Baik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur Media dan Komunikasi Tim Pemenangan MAJU (Machfud Arifin-Mujiaman) Imam Syafii .SP/ALQOMARUDDIN.
Direktur Media dan Komunikasi Tim Pemenangan MAJU (Machfud Arifin-Mujiaman) Imam Syafii .SP/ALQOMARUDDIN.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Video sejumlah warga mengenakan kaos bergambar banteng ketaton mengecam Walikota Surabaya Tri Rismaharini menjadi trending topik di media sosial. Mereka yang diduga pendukung PDIP itu meluapkan kemarahannya kepada Risma yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan karena adanya konflik internal di tubuh partai tersebut.

 Direktur Media dan Komunikasi Tim Pemenangan MAJU (Machfud Arifin-Mujiaman) Imam Syafii mengatakan tidak ingin mencampuri persoalan internal di tubuh PDIP. Sehingga  kemudian memunculkan video yang menimbulkan pro kontra itu.

 "Tim Pemenangan Maju tidak pernah meminta mereka membuat video tersebut. Justru yang menjadi pertanyaan publik kenapa mereka sebegitu marahnya kepada Bu Risma? Ada apa ini?," tanya Imam Syafi'i saat dikonfirmasi wartawan terkait video mengecam Risma itu. 

Imam menegaskan baik Machfud Arifin maupun Mujiaman, tidak pernah mengarahkan relawan atau pendukung melakukan hal-hal yang tidak patut dalam kontestasi Pilwali Surabaya. Meski sudah banyak laporan ke Bawaslu, kepolisian dan KPK terkait dugaan penyalahgunaan wewenang baik oleh Walikota dan para pejabat Pemkot Surabaya untuk memenangkan salah satu calon. 

“Baik Pak Machfud maupun Pak Mujiaman selalu menekankan agar pendukung mengedepankan kampanye dengan cara cara yang baik dan santun,” ujar  mantan jurnalis yang kini menjadi anggota DPRD Surabaya itu.  

Menurut Imam, sejak awal pasangan Maju ingin komitmen menjadikan Pilkada Surabaya ini damai dan berintegritas. Apalagi selama ini hubungan Pak Machfud dan Bu Risma baik baik saja. Saat menjabat Kapolda Jatim, Pak Machfud Arifin sering ketemu Bu Risma. Pak Mujiaman juga sangat dekat dengan Bu Risma karena kinerjanya yang bagus saat menjadi dirut PDAM Surya Sembada.

"Bahkan ketika Bu Risma ulang tahun tanggal 20 November seminggu lalu, Pak Machfud dan Pak Mujiaman mengucapkan selamat dan semoga sehat selalu untuk Bu Risma melalui akun di medsos mereka masing masing,"  kata Imam.

“Sejak awal Pak Machfud dan Pak Mujiaman sudah menegaskan tidak akan curang, tapi juga tidak mau dicurangi,” tambah Imam.

 Mengenai adanya video warga yang tak puas dengan Risma dan meneriakkan yel-yel, Imam berbalik menyarankan sebaiknya politisi PDIP itu melakukan introspeksi diri. Apalagi yang meneriakkan yel-yel itu juga pernah memenangkan Risma dalam pilwali sebelumnya.

Mereka mengatasnamakan diri Banteng Ketaton. Banteng Ketaton sebagian besar kader PDIP. Mereka pada Pilwali Surabaya 2010 dan 2015 kemarin memberikan dukungan total pada Risma. Bahkan, pada Pilwali Surabaya 2010, mereka ini termasuk ”pasukan siap mati”. Mereka yang berada di garda depan ketika Pilwali Surabaya 2010 berujung pada gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). 

”Mungkin mereka saking kecewanya pada Risma. Jadi bisa jadi itu ungkapan spontanitas di luar kuasa kami,” terang Imam. 

Sebagai mantan direktur di sebuah televisi swasta, Imam juga beberapa kali mengalami kekecewaan terhadap Risma. Terutama ketika Risma tidak menerima kritik membangun yang dilayangkan lewat pemberitaan anak buahnya. ”Bu Risma itu kalau dikritik langsung marah dan minta wartawan yang meliput diganti. Kan cara-cara seperti ini tidak benar,” kata Imam yang pernah menginterupsi Risma dalam rapat paripurna DPRD Surabaya terkait masih maraknya mafia perizinan di Pemkot Surabaya, banyaknya kepala dinas rangkap jabatan, serta mengingatkan agar APBD Surabaya tidak diboncengi untuk kampanye terselubung Eri Cahyadi yang saat itu masih menjabat Kepala Bappeko Surabaya. Alq

Berita Terbaru

Ketika Musim Panen Ikut Memanen Asap

Ketika Musim Panen Ikut Memanen Asap

Minggu, 30 Agu 2026 20:51 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 20:51 WIB

‎SETIAP musim panen tiba, kepulan asap dari persawahan seolah menjadi pemandangan biasa. Jerami sisa panen padi dibakar begitu saja. Begitu pula batang jagung m…

Pengasuh Pesantren Soroti Pemberlakuan Kembali Iddah Politik di Muktamar NU

Pengasuh Pesantren Soroti Pemberlakuan Kembali Iddah Politik di Muktamar NU

Minggu, 30 Agu 2026 18:57 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Jombang— Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul I’lmi Asy-Syar’ie Rembang, KH Imam Baihaqi, M.H., menyayangkan keputusan pimpinan sidang Muktamar ke-3…

POP Spageti Hadirkan Dua Varian Baru Terinspirasi Rasa Pizza dan Fried Chicken

POP Spageti Hadirkan Dua Varian Baru Terinspirasi Rasa Pizza dan Fried Chicken

Minggu, 30 Agu 2026 18:21 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Perubahan tren konsumsi makanan di kalangan generasi muda mendorong produsen makanan instan mengembangkan kombinasi rasa yang lebih b…

PLN Jaga Keandalan Listrik pada Pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang

PLN Jaga Keandalan Listrik pada Pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Minggu, 30 Agu 2026 18:18 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 18:18 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Menyambut Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan pasokan listrik tetap a…

Muktamar NU-35 Di Jombang Ricuh, Ratusan Masa Gruduk Arena Pleno Desak Pimpinan Sidang Diganti

Muktamar NU-35 Di Jombang Ricuh, Ratusan Masa Gruduk Arena Pleno Desak Pimpinan Sidang Diganti

Minggu, 30 Agu 2026 15:41 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang – Kericuhan pecah di sekitar Gedung Serbaguna (GSG) Hasbullah Said, Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Minggu (…

DPRD Surabaya Buka Opsi Baru: Tol Tengah Kota Dipindah ke Timur

DPRD Surabaya Buka Opsi Baru: Tol Tengah Kota Dipindah ke Timur

Minggu, 30 Agu 2026 15:15 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polemik rencana pembangunan Tol Tengah Kota Surabaya kembali membuka ruang bagi alternatif baru. Di tengah kebutuhan pemerintah…