Partisipasi Pemilih Pilkada Sidoarjo Diyakini Meningkat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Tiga hari masa tenang menjelang pemungutan suara Pilkada Sidoarjo mengakhiri hiruk pikuk kegiatan para pasangan calon mendekati dan meyakinkan para calon pemilih untuk memillih mereka tanggal 9 Desember nanti. Pertanyaannya, apakah di masa pandemi Covid-19 sekarang ini, masyarakat Sidoarjo yang mempunyai hak pilih akan datang ke TPS dan menggunakan hak pilih mereka? Ketua Tim Pemenangan Kelana-Astutik, H. Masnuh meyakini tingkat partispasi pemillih pada pilkada kali ini jauh lebih tinggi dibandingkan pilkada sebelumnya. Alasannya, semua pasangan calon yang berlaga di Pilkada Sidoarjo kali ini merupakan wajah baru. “Tidak ada petahana sekarang ini. Jadi masyarakat Sidoarjo dapat memilih pemimpin baru sekaligus wajah baru”, tegas Masnuh, yang dikenal sebagai orang dekat almarhum Gus Dur ini, Minggu (6/12). Pada Pemilihan Bupati Sidoarjo tahun 2015 lalu, tingkat partisipasi pemilih hanya 55,9 persen. Jauh lebih rendah dibandingkan tingkat partisipasi pemilih pada Pileg 2014 yang mencapai 71 persen. Atau Pilgub 2018 lalu sebesar 64,5 persen. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo juga merasa yakin akan ada peningkatan partispasi pemilih. Buktinya, KPU mematok angka 77 persen sebagai target. Upaya yang dilakukan KPU antara lain dengan menambah jumlah TPS. Dari sebelumnya 2.988 TPS, pada pilkada 2020 ditambah menjadi 3.528 TPS. Masnuh mengapresiasi langkah yang diambil KPU ini. Menurutnya, penambahan hampir 600 TPS akan semakin mendekatkan warga dengan lokasi TPS. “Kalau TPS-nya dekat. Kan warga pun nggak akan merasa malas datang ke TPS”, kata mantan Ketua Tim Sukses Khofifah Indar Parawansa di Sidoarjo pada Pilgub 2018 lalu. Namun Masnuh mewanti-wanti agar protokol kesehatan diterapkan dengan ketat. “Kita kan ingin sukses pilkada itu, bukan hanya aman dan tertib. Tapi juga tidak jadi penyebaran Covid-19”, kata Masnuh. Sd-01
Tag :

Berita Terbaru

SMP Negeri 1 Jabon Awali Tahun Ajaran Baru dengan Eco-Demo & Green Action 2026

SMP Negeri 1 Jabon Awali Tahun Ajaran Baru dengan Eco-Demo & Green Action 2026

Sabtu, 18 Jul 2026 10:13 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 10:13 WIB

SURABAYAPAGI, Sidoarjo – Memasuki awal tahun ajaran baru 2026, SMP Negeri 1 Jabon mengambil langkah progresif dengan menggelar kegiatan bertajuk "Eco-Demo & G…

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …