Mojokerto Batik Festival 2020 Digelar dengan Prokes Ketat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat presscon Mojokerto Batik Festival 2020.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat presscon Mojokerto Batik Festival 2020.

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pandemi covid -19 tak menjadi penghalang bagi Pemerintah Kota Mojokerto untuk tetap menggelar acara

"Mojokerto Batik Festival 2020".  Rencananya, puncak event tahunan ini akan dilaksanakan malam ini, Sabtu (12/12/2020) di Grand Atrium Sunrise Mall, mulai pukul 19.00 sampai dengan 22.00 malam. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan pagelaran tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena berada dalam situasi masa pandemi. 

"Pandemi tidak berarti menghalangi kita untuk terus berkarya. Kita harus tetap melaksanakan event tahunan ini dengan tetap memberlakukan prokes ketat,"  ujarnya, saat presscon dengan wartawan di Pendopo Rumah Rakyat, Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Magersari, Sabtu (12/12) siang.

Petinggi Pemkot ini menyebut, event ini merupakan bagian dari grand design dalam meningkatkan perekonomian daerah melalui ekonomi kreatif untuk mendorong masyarakat kota yang mandiri, berdaya saing dan bermartabat.

"Salah satu upaya kami adalah menstimulus dengan fasilitas memberikan ruang dalam kreatifitas para pengrajin batik berkolaborasi dengan para desainer lokal," tegasnya.

Ning Ita menambahkan, Mojokerto batik festival tahun ini adalah pagelaran batik yang kedua pada masa kepemimpinannya. 

"Kali ini mengambil tema "Mula", kata Mula berasal dari bahasa indonesia yang artinya pertama. Mengandung maksud bahwa pagelaran ini adalah kali pertama karya original desainer lokal Mojokerto Raya menyajikan fashion berbahan batik khas kota," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo mengatakan malam ini para designer akan menampilkan berbagai busana. Mulai baju casual, ready to wear dan evening gown. 

"Ada sepuluh designer lokal yang akan memamerkan 50 baju design batik di atas catwalk malam ini," ungkapnya. Diantaranya yakni, Saf Tuasikal, Reny Larasati, Frinsisca Cristy, Dedy Firmansyah, Lyna Destriana, Sothys Dwi B, Kiki Ika Susanti dan Ella Daniswara, Dessy Dhalia, Edy Susanto serta Danny DWA.

"Sedangkan batik yang digunakan oleh para desainer tersebut adalah batik Kota Mojokerto karya para pengrajin batik dari Batik Sekar Arum, Batik Bu Erna, Batik Bu Mis, Batik Bu Sofia, Batik Bu Dar dan Batik Bu Kunati," pungkasnya. dwy  

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …