Pendapatan Sopir Angkutan Umum di Terminal Dukuh Kupang Turun Drastis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption : Suyoto (63) Sopir angkutan umum Terminal Dukuh Kupang Surabaya. SP/ RYAN AFRIYANTO
Caption : Suyoto (63) Sopir angkutan umum Terminal Dukuh Kupang Surabaya. SP/ RYAN AFRIYANTO

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Imbas wabah Covid-19 sangat terasa bagi para pengemudi angkutan umum.

Terlebih saat diterapkan kebijakan physical distancing serta berbagai pembatasan. Akibatnya, pendapatan mereka kini ikut menurun drastis. 

Selama masa pandemi ini, pendapatan yang diperoleh oleh sopir angkutan umum sangat terasa dampak penurunannya yaitu 60 sampai 80 persen.

"Sejak jaman corona ini perbedaannya sangat jauh sekali mas, biasanya sebelum corona bisa bawa pulang Rp 200 ribu rupiah dalam sehari sekarang paling cuman Rp 50 ribu rupiah sehari”  ujar Suyoto yang telah berprofesi sebagai sopir angkutan selama 30 tahun, saat ditemui Surabaya Pagi, Selasa (15/12/2020). 

Dengan berkurangnya jumlah penumpang yang menyebabkan anjloknya pendapatan, kini mereka merasa khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. 

"Untuk saat ini saya masih berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban mas, sehingga tidak terus mengalami kerugian pendapatan secara menerus" singkatnya.yan

Berita Terbaru

300 Warga Ponorogo Datangi Pengadilan Tipikor Surabaya, Beri Dukungan Penuh untuk Sugiri Sancoko

300 Warga Ponorogo Datangi Pengadilan Tipikor Surabaya, Beri Dukungan Penuh untuk Sugiri Sancoko

Selasa, 11 Agu 2026 16:49 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 16:49 WIB

SURABAYA- Ratusan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Ponorogo mendatangi Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya guna memberikan dukungan moral…

Ketika Hubungan Pribadi Bersinggungan dengan Kekuasaan

Ketika Hubungan Pribadi Bersinggungan dengan Kekuasaan

Selasa, 11 Agu 2026 16:31 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 16:31 WIB

‎ADA satu fakta dalam persidangan kesembilan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Sekilas mungkin terlihat sederhana, tetapi m…

Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

Selasa, 11 Agu 2026 15:31 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti Tio Ferdian Rahmana, runner up Raka Raki Jawa Timur 2026 yang menjadi sorotan setelah muncul dugaan dirinya…

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Untuk menjaga kawasan pantai, sekaligus mendorong kawasan tersebut sebagai aset ekonomi baru bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten…

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.comn, Malang - Selain bahan pangan dan sejumlah kebutuhan lain yang juga naik, turut mempengaruhi kenaikan harga kedelai membuat perajin tempe di…

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti peristiwa gatal-gatal pada anak-anak, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui DLH setempat telah membatasi…