Sri Mulyani Sebut Anak Muda Sekarang Tidak Suka Bekerja di Kantor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi WFH. Foto: Unsplash.
Ilustrasi WFH. Foto: Unsplash.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pandemi Covid-19 selama tiga tahun telah mengubah cara hidup masyarakat termasuk anak muda atau para milenial. Meskipun PPKM sudah tidak diberlakukan lagi, menurut Sri Mulyani, para pekerja muda sekarang menjadi nyaman untuk terus bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Saya enggak mengerti kenapa anak-anak muda sekarang itu enggak suka pergi ke kantor. Mereka lebih suka (bekerja) dari rumah ibunya," kata Sri Mulyani Indrawati saat memberikan sambutan di acara CEO Banking Forum di Jakarta, Senin (9/1/2023).

Menurutnya, ini adalah dampak pandemi yang paling mengubah kebiasaan masyarakat dan akan bertahan cukup lama. Wajar saja, selama tiga tahun pandemi, masyarakat memang terbiasa melakukan segala aktivitas dari rumah, termasuk bekerja.

Terlebih lagi, bagi anak muda yang memasuki dunia kerja pada masa pandemi, maka pergi ke kantor setiap hari menjadi hal yang sangat asing. Karenanya, kebiasaan sebelum ada pandemi harus kembali dibangun dari awal.

"Apa yang terjadi di dalam pemulihan sesudah tiga tahun manusia hibernated, kita semua kan hibernated kan ada di ruangan masing-masing di rumah, suddenly kantor itu menjadi tempat yang tidak familiar, you need to adjust again," ujarnya.

Situasi masyarakat saat ini sebenarnya sudah lebih percaya diri untuk keluar rumah. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan vaksinasi untuk membangun imunitas tubuh terhadap virus corona.

"3 tahun setelah ini kita merasa percaya diri dengan vaksin dan booster," tuturnya.

Namun, saat masyarakat kembali mulai beraktivitas, tiba-tiba dihadapkan dengan masalah lain, seperti inflasi akibat kenaikan harga barang-barang imbas perang Rusia-Ukraina. Ini adalah permasalahan baru yang harus dihadapi dan akan berlanjut di 2023.

"2023 dunia harus menjinakkan inflasi dengan menaikkan suku bunga. Pada saat debt stock-nya tinggi, ini pasti berdampak tidak hanya resesi di berbagai negara yang utangnya sangat tinggi, tapi juga berpotensi mengalami debt crisis," pungkasnya. jk

Berita Terbaru

Lumpur Lapindo Nyaris Sentuh Bibir Tanggul, Warga Sekitar Mulai Ketar-ketir Cemas

Lumpur Lapindo Nyaris Sentuh Bibir Tanggul, Warga Sekitar Mulai Ketar-ketir Cemas

Kamis, 11 Jun 2026 13:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Seiring meningkatnya volume air dan lumpur di sekitar tanggul Lumpur Lapindo, Sidoarjo, yang kini hampir menyentuh bibir tanggul…

BPKAD Usulkan Kenaikan Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Tulungagung

BPKAD Usulkan Kenaikan Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Tulungagung

Kamis, 11 Jun 2026 13:01 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kondisi 5.400-an gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Tulungagung yang hanya…

Tingkatkan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan

Tingkatkan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan

Kamis, 11 Jun 2026 12:47 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Kabupaten Lamongan terus berupaya meningkatkan swasembada pangan, salah satunya memberikan bantuan alat dan mesin pertanian …

Kewalahan Jual Dagangan, Harga Bawang Putih di Ponorogo Tembus Rp38 Ribu per Kg

Kewalahan Jual Dagangan, Harga Bawang Putih di Ponorogo Tembus Rp38 Ribu per Kg

Kamis, 11 Jun 2026 12:44 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menyikapi sejumlah komoditas dapur yang mengalami kenaikan signifikan, justru membuat pedagang kesulitan menjual barang…

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Jembatan Cangar kini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terkait kasus bunuh diri yang sempat terjadi…

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

Kamis, 11 Jun 2026 12:11 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok demi menekan laju inflasi daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, menggelar…