Masuk Zona Merah, Banyuwangi Kembali Gelar Operasi Yustisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelanggar prokes disanski push up di Banyuwangi. SP/ DECOM
Pelanggar prokes disanski push up di Banyuwangi. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Saat ini Banyuwangi kembali masuk zona merah, oleh karena itu satgas Covid-19 Banyuwangi kembali menggelar operasi yustisi bagi para pelanggar protokol kesehatan yang kebanyakan tak bermasker langsung dihukum push up, Selasa (22/12/2020).

Menanggapi hal tersebut, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto yang memimpin operasi yustisi menyasar para pedagang, dan pengunjung di Pasar Induk Banyuwangi, Taman Blambangan, serta pengguna jalan yang melintas di sekitaran pasar terbesar di Banyuwangi itu.

Dalam operasi yustisi itu banyak ditemukan pengunjung pasar dan Taman Blambangan tak menggunakan masker. Pedagang dan pengunjung pasar yang kedapatan tidak memakai masker langsung diberi sanksi sosial berupa push-up. Petugas juga membagikan masker kepada sejumlah pedagang dan pengunjung pasar serta pengendara yang melintas di sekitar Taman Blambangan.

"Ini operasi penegakan disiplin protokol kesehatan, terutama warga yang tidak pakai masker. Ini sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19," ujar Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto.

Terkait operasi yustisi yang disasar di pasar, kata Dandim Yuli, data dari Satgas Covid-19 Banyuwangi, 54 persen pasien yang tertular Covid-19 di Banyuwangi adalah perempuan. Saat ini sudah ada sekitar 3.774 orang terpapar Covid-19 di Banyuwangi. Sementara yang meninggal sekitar 318 orang.

"Aktivitas ibu-ibu ada di pasar. Maka kita kembali mengingatkan kepada ibu-ibu di pasar untuk mematuhi protokol kesehatan," tambahnya.

Tak hanya ibu-ibu, Satgas Covid-19 Banyuwangi juga mengingatkan anak-anak muda yang suka nongkrong di tempat umum tanpa memakai masker. Pihaknya langsung memberikan sanksi push up bagi anak muda yang kepadatan tak memakai masker.

"Siapapun orangnya, kapanpun, dan di manapun tempatnya, semuanya tolong pakai masker. Tidak hanya mengamankan diri kita sendiri, tetapi mengamankan diri orang lain juga. Oleh karena itu, kami berharap tingkat kesadaran masyarakat harus ditingkatkan," jelasnya.

"Kalau masih membandel, terpaksa akan kita sanksi lebih tegas, salah satunya sanksi denda," pungkasnya. Dsy8

 

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…