Pemerintah akan Aktifkan Polisi Siber

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD

i

Antisipasi ancaman-ancaman Individual dan Kelompok

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan saat ini ada sekelompok orang yang suka hantam pemerintah. “Apapun yang dilakukan oleh pemerintah, entah benar entah salah, pasti dihantam saja, tidak ada benarnya," kata Mahfud, seperti dikutip dari kanal YouTube Dewan Pakar KAHMI Official, Senin (28/12/2020).

Mahfud menyebut kelompok itu telah ada sejak pemerintahan sebelumnya. Namun menurutnya, saat ini lebih besar karena didukung perkembangan media sosial yang semakin masif. Dia tak menyebutkan nama kelompok yang dimaksudkan.

 

Berita Menyesatkan

Mahfud juga mencontohkan berita yang dianggap menyesatkan karena memenggal pernyataannya. Berita itu, kata dia, berkaitan dengan hukuman mati bagi koruptor berstatus menteri. Dalam berita itu, kata Mahfud, justru dirinya seolah tak mendukung kebijakan tersebut.

"Karena banyak misalnya orang sekarang seenaknya memotong berita, membuat judul yang substansinya salah total," kata dia.

Dia khawatir dengan banyaknya informasi salah ini justru akan membingungkan masyarakat. "Mungkin tidak terlalu berbahaya, cuma merusak opini," kata dia.

Mahfud pun menilai sudah sewajarnya wacana pengaktifan polisi siber dibahas kembali di tengah banyaknya konten hoaks.

"Betapa sekarang ini hoaks sengaja dibuat begitu rupa, kutipan-kutipan yang sudah empat tahun lalu dikeluarkan lagi diberi tanggal hari ini dan itu, membuat gaduh," katanya.

 

Aktifkan Polisi Siber

Di sisi lain, kata Mahfud, polisi siber ini juga berguna untuk mengidentifikasi ancaman yang muncul atau ditujukan kepada seseorang atau kelompok. Misalnya, ada ancaman soal pemenggalan terhadap polisi, hingga ancaman pembunuhan untuk presiden.

Jika polisi siber ini diaktifkan kembali, menurut Mahfud, maka bisa mengantisipasi ancaman-ancaman tersebut.

"Oleh sebab itu kalau ada orang mengancam-ancam jam 8 pagi, jam 10 bisa ditangkap, bisa kok sekarang dan itu banyak dilakukan karena polisi siber kita bisa untuk hal-hal yang kriminal yang membahayakan yang seperti itu," katanya.

Saat ini, tegasnya, pemerintah akan mengaktifkan kembali polisi siber. Hal ini menyikapi maraknya hoaks dan berita yang dianggap salah substansi.

"Jadi saya katakan kita aktifkan polisi siber, bukan membentuk, (tapi) aktifkan, karena polisi siber kita gampang, kok," tambah Mahfud.

 

Hoaks Persoalan Politik

Mahfud menyebut hoaks yang beredar tak lepas dari persoalan politik. Menurutnya, ada kelompok yang kerap menghantam pemerintah, sehingga apapun yang dikerjakan pemerintah selalu dianggap salah. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Momentum Arus Mudik Lebaran, Penumpang di Tanjung Perak Surabaya Naik 17 Persen

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

Senin, 16 Mar 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 yang tinggal menunggu hari, di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung…

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Kepadatan Lalin Jelang Buka Puasa, SITS Dishub Surabaya Prioritaskan Arus Kendaraan

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang momen buka puasa saat Ramadhan baru-baru ini mengalami lonjakan volume kendaraan dalam beberapa hari terakhir di…

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya tindak lanjut terkait maraknya Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu viral di media sosial (medsos) karena…

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…