Kapolres Blitar dan Tokoh Agama Sikapi Maklumat Kapolri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua tokoh agama di Blitar saat memberikan peryataan sikap.
Dua tokoh agama di Blitar saat memberikan peryataan sikap.

i

SURABAYAPAGI, Blitar- Seiring Maklumat Kapolri bernomor 1/I/202,terrtanggal 1Januari 202, Kapolres Blitar AKBP.Ahmad Fanani Eko Prasetya S.IK menyatakan akan melaksanaan Maklumat Kapolri sejak dikeluarkan Maklumat tersebut, pihaknya akan segera memerintahkan di jajaranya segera menyampaikan, menindak lanjuti Maklumat Kapolri.

" Untuk penyampaian Maklumat saat itu langsung kita perintahkan lakukan Sosialisasi termasuk pengawasan terhadap isi dari Maklumat Kapolri, termasuk penyampaian langsung terhadap FPI yang ada di Kabupaten Blitar,"kata AKBP.Ahmad Fanani (Jumat 1/1-2021) di kantornya usai Sholat Jumat di Masjit Polres Blitar.

Seperti dalam Maklumat Kapolri dengan nomor 1/I/2021 yang dikeluarkan tanggal 1 Januari 2021 tersebut, berisi beberapa poin tentang penghentian kegiatan serta penggunaan atribut yang berhubungan dengan FPI.

"Seperti perintah Bapak Kapolri untuk itu saya mengimbau warga masyarakat segera melaporkan kepada aparat yang berwenang apabila menemukan kegiatan,atau simbol simbul dan atribut FPI, serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum," ujar Kapolres menirukan perintah Kapolri.

Sementara itu dengan Maklumat Kapolri, dua Tokoh pimpinan Ponpes di wilayah Kabupaten Blitar sangat sangat mendukung tentang dilarangnya Ormas yang menimbulkan kebencian, ancaman, apalagi bisa menimbulkan perpecahan antar Umat.

" Kami selaku pimpinan Pondok pesatren Samawi Desa Glondong Kec.Sutojayan Kab.Blitar, sangat mendukung Malumat Kapolri, semua itu demi kedamaian NKRI, karena Ormas yang di larang pemerintah (FPI) sering menimbulkan ancaman, kebencian apa lagi dapat menimbulkan kekacauan dengan memakai unsur Agama," ungkap pimpinan Ponpes Samawi.

Di sisi lain, Pimpinan Ponpes Ro'idzatul Qasanah Kec.Kanigoro Kab.Blitar, Ahmad Mudofi Ismail S.AG M.AG menyatakan dan nendukung Maklumat Kapolri sepenuhnya yang telah membubarkan organesasi yang ingin merongrong ,merusak persatuan dan kesatuan NKRI yaitu FPI.

"Untuk itu mari kita bersama TNI dan POLRI dan masarakat bersama sama untuk menjaga NKRI dan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan sehingga tidak timbul perpecahan Bangsa dan merusak ke aneka ragaman beragama," papar Ahmad Mudofi Ismail. Dengan Maklumat Kapolri tentang larangan kegiatan penggunaan simbul dan atribut serta penghentian kegiatan FPI,

Kapolres Blitar AKBP.Ahmad Fanani, koordinasi dngan Satpol.PP untuk untuk menertibkan spanduk, banner, serta hal lain yang berkaitan dengan FPI yang di bantu TNI dan Polres Blitar.

Mengakhiri pertemuan Kapolres dan dua Pimpinan Ponpes di Masjid Polres Blitar (1/I-2021) Kapolres berpesan pada Masarakat sesuai dngn Maklumat Kapolri, salah satunya masyarakat diminta untuk tidak mengakses , mengunggah, dan menyebarluaskan konten-konten terkait FPI, baik di website dan media sosial.

"Apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, maupun diskresi kepolisian," tegas Kapolres Blitar teruskan perintah Kapolri.Les

Berita Terbaru

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebuah mobil pickup berplat merah yang diduga milik Dinas Lingkungan Hidup terlibat kecelakaan lalulintas dengan sepeda motor Yam…

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Polres Madiun Kota akhirnya buka suara terkait persoalan meter air di PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun. Kapolres Madiun Kota AKBP R…

RSUD Notopuro, Kebut Pembangunan Gedung Wujud Pelayanan Kelas III Rasa Kelas I untuk Masyarakat

RSUD Notopuro, Kebut Pembangunan Gedung Wujud Pelayanan Kelas III Rasa Kelas I untuk Masyarakat

Rabu, 09 Sep 2026 17:33 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus ditunjukkan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.Tahun ini banyak s…

Perkuat Stok Darah, PMI Kota Mojokerto Gencarkan Kolaborasi Donor Darah Bersama 

Perkuat Stok Darah, PMI Kota Mojokerto Gencarkan Kolaborasi Donor Darah Bersama 

Rabu, 09 Sep 2026 17:02 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:02 WIB

  SURABAYA PAGI. COM, Mojokerto - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto terus mendorong partisipasi masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan darah …

Usai Rawat Inap, Pasien RSUD Dolopo Bisa Diantar Pulang Gratis

Usai Rawat Inap, Pasien RSUD Dolopo Bisa Diantar Pulang Gratis

Rabu, 09 Sep 2026 16:43 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Persoalan pasien tidak selalu selesai setelah menjalani perawatan dan dinyatakan tuntas. Bagi sebagian pasien, khususnya bagi mereka…

P-APBD Ponorogo 2026: Pendapatan Anjlok Rp115,9 Miliar, DPRD Soroti Ketimpangan Proyeksi dan Lonjakan BTT

P-APBD Ponorogo 2026: Pendapatan Anjlok Rp115,9 Miliar, DPRD Soroti Ketimpangan Proyeksi dan Lonjakan BTT

Rabu, 09 Sep 2026 15:37 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ponorogo 2026 diwarnai koreksi fiskal yang cukup tajam. Dewan P…