3 Pemuda Curi Bagian Pipa Gas Senilai Rp 40 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menunjukkan barang bukti dalam rilis kasus pencurian pipa gas di Cakung.
Polisi menunjukkan barang bukti dalam rilis kasus pencurian pipa gas di Cakung.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus pencurian bagian pipa gas di Cakung, Jakarta Timur (Jaktim) akhirnya terungkap. Polisi berhasil mengamankan tiga pelaku pencurain ketika melarikan diri di flyover Rawangmangun.

Ketiga pelaku yakni  Andrew Marlond Yosua (22), Muhammad Dicky Saputra (20), dan Nano Saputra (19).

Kapolsek Cakung, Kompol Satria Darma mengatakan pencurian bagian pipa gas tersebut dilakukan di Stasiun Gas Pulo Gebang, Jalan Komarudin, Cakung, Jakarta Timur, sekitar pukul 05.00 WIB. Setiba di Stasiun Gas tersebut, NS langsung turun dan melompat pagar lalu mengambil bagian volume korektor.

"Ketiga pelaku sampai di Stasiun Gas Pulo Gebang, kemudian NS alias NANO turun dari motor dan melompat pagar BRC dan membuka volume korektor dan dimasukkan ke dalam jok motor," ucapnya.

Satria mengatakan, akibat pencurian itu, pipa gas di Stasiun Gas tersebut pun bocor hingga menyebabkan bau gas menyengat di sekitar lokasi. Saat itu, pihak kepolisian langsung mengejar para pelaku.

"Jadi karena dicuri gas itu bocor, sampai sana kita bagi amankan TKP dan pengejaran kepada pelaku, akhirnya 3 pelaku kita tangkap di flyover Rawamangung," ujarnya.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Arie Ardian saat konferensi pers di Polsek Cakung mengatakan, komponen bernama volume korektor yang dicuri pelaku bernilai Rp 40 juta.

"Adapun barang bukti yang kita sita, yang pertama adalah tang dan pemotong besi. Yang kedua adalah volume korektor, ini yang nilainya kurang-lebih Rp 40 juta," ujarnya.

Dia pun menambahkan, para pelaku baru 2 kali melakukan pencurian sebelum ditangkap polisi. Pelaku, lanjutnya, akan menjual volume korektor ini ke tukang besi di daerah Jakarta Utara (Jakut).

"Ya dari pengakuan, yang bersangkutan sudah lebih dari satu kali melakukan pencurian. Sebelumnya mencuri besi, mereka membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari-hari. Menurut pengakuan, yang bersangkutan ada ke penjual barang-barang besi di daerah Jakarta Utara," ujar Arie.

Dalam jumpa pers ini, Kombes Arie sempat bertanya ke pelaku Muhammad Dicky Saputra. Dicky mengaku tidak mengetahui bahwa volume korektor yang dicurinya membahayakan.

"Berapa pasarannya? Jujur kamu sama saya," tanya Arie ke pelaku Dicky. "Rp 5 juta, Pak," ujar Dicky.

"Kamu tahu ini spesifik barang, nggak semua orang tahu barang ini, kamu tahu nggak itu bahaya langsung bocor gasnya?" balas Arie. "Nggak tahu Pak," timpal Dicky.

"Itu kan (komponen) gas, bukan untuk kepentingan kalian. Duitnya buat apa?" tanya Kapolres Jaktim. "Buat makan," jawab Dicky.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 volume korektor, satu gunting besar, satu obeng, dan 2 motor. Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana di atas 5 tahun penjara.

Berita Terbaru

Bupati Sumenep: Kades Harus Lebih Responsif Sampaikan Laporan Untuk Penanganan Kekeringan Air di Wilayahnya

Bupati Sumenep: Kades Harus Lebih Responsif Sampaikan Laporan Untuk Penanganan Kekeringan Air di Wilayahnya

Minggu, 05 Jul 2026 16:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 16:44 WIB

    SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Bupati Sumenep, H. Ahmad Fauzi Wongsojudo berharap seluruh kepala desa untuk lebih responsif dalam menyampaikan wilayah yang m…

Sasar Gen Z, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan dan Matangkan Desain Rusunami

Sasar Gen Z, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan dan Matangkan Desain Rusunami

Minggu, 05 Jul 2026 14:41 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui rencana pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami), saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah memfokuskan…

Turnamen Basket Internasional CLS 2026 Tuntas, Indonesia Mampu Bersaing di Level ASEAN

Turnamen Basket Internasional CLS 2026 Tuntas, Indonesia Mampu Bersaing di Level ASEAN

Minggu, 05 Jul 2026 14:40 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Yayasan Cahaya Lestari Surabaya (CLS) resmi menutup turnamen basket internasional Salonpas Let’s Move-CLS International Cup 2026 di GOR…

Atasi Genangan Kawasan Margomulyo, Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol

Atasi Genangan Kawasan Margomulyo, Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol

Minggu, 05 Jul 2026 14:34 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengurangi genangan yang kerap terjadi di kawasan Margomulyo, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Bakal Jadi Sport Center, Pemkot Surabaya Revitalisasi Lapangan Potro Agung Rp2,4 Miliar

Bakal Jadi Sport Center, Pemkot Surabaya Revitalisasi Lapangan Potro Agung Rp2,4 Miliar

Minggu, 05 Jul 2026 14:26 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mewujudkan sebuah sport center modern, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah wajah Lapangan Potro Agung yang…

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti viralnya narasi di media sosial (medsos) yang diunggah akun YouTube @bencanapopuler pada 3 Juli 2026 yang berisi…