Rumah Pensiunan PNS di Obok-obok Pencuri, Belasan Gram Perhiasan Senilai Rp30 Juta Raib

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Polisi saat olah TKP dan di temukan sebuah tangga. SP/ Lestariono
Suasana Polisi saat olah TKP dan di temukan sebuah tangga. SP/ Lestariono

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kejadian pencurian yang terjadi pada Minggu 25 Januari 2025 yang di sebuah rumah di Jalan Ach.Yani Kec.Sananwetan Kita Blitar,sempat kejutkan warga sekitar, setelah pemilik rumah (korban) teriak karena rumahnya porak poranda di halaman belakang rumahnya, setelah pemilik rumah yang merupakan pasangan Bambang Sugeng (PNS) dan istrinya Sri Waluya Ningsih ( Pensiunan ASN) baru pulang cari makan pagi sekitar pukul.11.30.

Menurut keterangan pelapor (korban) Ibu Sri Waluyaningsih (63) pada Polisi, kejadian itu bermula korban dan suaminya, pada hari Minggu tanggal 25 Januari 2026 sekitar pukul 08.00  pergi untuk mencari makan pagi (sarapan) di Kec. Talun Kab. Blitar, sebelum meninggalkan rumah, pelapor terlebih dahulu mengunci pintu baik pintu belakang, samping maupun pintu depan rumah, baru kemudian sekitar pukul 11.30 WIB.

Pelapor pulang kembali kerumah, saat  membuka pintu samping rumah, ibu Sri Wahyuningsih (korban) melihat  lemari yang berada di dalam rumah dan yang berada di dalam kamar terlihat  kondisi sudah berantakan, termasuk  semua baju yang berada di dalam lemari berserakan di lantai, dan terlihat jendela dua kaca nako dapur dalam keadaan terbuka dan besi teralisnya sudah terlepas dari rangkanya.

Tak hanya itu korban pasutri ini  melakukan pengecekan di dalam lemari, ternyata didapat beberapa perhiasan emas miliknya yang tersimpan dalam lemari beserta dengan surat-suratnya telah hilang. Masih menurut korban dalam laporan tersebut di Polres Blitar Kota, seperti yang disampaikan korban akhirnya menyuruh Aditya Bagus anak korban melapor ke Polres Blitar Kota melalui Call Center 110.

"Tak lama polisi datang ke rumah menemui Ayah dan Ibu, untuk diminta keterangan dan beberapa polisi juga yang pakaian preman lakukan pemeriksaan (olah TKP), juga saya juga diminta keterangan," kata Bagus kepada Surabaya Pagi, Senin (26/01/2026) siang di rumah korban.

Dalam keterangan korban pada petugas, setelah pasutri (korban) melihat sekitar rumahnya (TKP), dan halaman belakang rumah melihat kaca nako sudah lepas dan berada di bawah jendela, dan dua buah besi pagar teralis terlepas, dan sebuah tangga disandarkan ke tembok rumah korban,  setelah diteliti dalam ruangan dan isi lemari, barang-barang miliknya yang hilang  berupa 1 (satu) buah kalung dengan berat 10 gram, 1 (satu) pasang anting dengan berat 3 gram, 3 (tiga) buah gelang dengan berat masing-masing 3 gram, dan 2 gram perhiasan lainya, juga 3 (tiga) botol minyak goreng kemasan 2 liter dan 3 (tiga) buah sabun mandi refill kemasan 400 ml.

Atas kejadian pencurian yng sempat gegerkan warga sekitar TKP, di benarkan Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar, pihaknya ( Sat.Reskrim)  masih melakukan penyelidikan dan minta keterangan saksi saksi termasuk korban, sementara diduga pelaku masuk ke pekarangan rumah korban gunakan tangga yang ditinggal pelaku, untuk kerugian korban senilai Rp30 Juta rupiah, dari perhiasan emas yang dibawa kabur pelaku.

"Betul kejadian pencurian diketahui korban pada Minggu 25 Januari 2026 sekitar pukul 11.30 sepulang dari bepergian, untuk BB dalam kasus ini berupa dua buah kaca nako, dua buah besi teralis dan sebuah tangga, kini masih dalam penyelidikan." Kata AKP Samsul Anwar. les

Berita Terbaru

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 628 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya …

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…