Nekat Gelar PTM, Diknas Kota Berlakukan Sanksi Tegas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ning Ita dan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemkot Mojokerto, Amin Wachid. SP/ Dwy Agus Susanti
Wali Kota Mojokerto, Ning Ita dan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemkot Mojokerto, Amin Wachid. SP/ Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto bakal memberi sanksi tegas sekolah negeri maupun swasta yang nekat memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di ruang kelas pada tahun ajaran 2021.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkot Mojokerto, Amin Wachid mengatakan mulai 4 Januari kemarin, Pemkot Mojokerto kembali melaksanakan pembelajaran secara daring. 

"Sesuai himbauan dari Kemendikbud RI, masa belajar dari rumah peserta didik diperpanjang sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan," ungkapnya disela zoom meeting dengan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, di Ruang Nusantara, Kantor Pemkot Mojokerto, Rabu (6/1/2021) siang.

Ia menegaskan Kota Mojokerto belum bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka karena masih berstatus zona orange dan bahkan ada yang merah dalam peta penyebaran Covid-19.

"November tahun kemarin memang masih diperbolehkan untuk melakukan simulasi pembelajaran tatap muka, itupun dengan aturan protokol kesehatan yang ketat. Tapi sekarang, apapun alasannya sekolah tatap muka tidak diperbolehkan," tegasnya.

Amin mengaku, ia sempat menerima laporan, ada salah satu SD swasta di Kota Mojokerto yang menggelar PTM. Tapi setelah dilakukan pengecekan, ternyata info tersebut tidak benar. 

"Kita akan efektifkan pengawasan di seluruh sekolah, jadi jangan pernah coba-coba untuk menggelar PTM di ruang kelas. Apapun alasannya, kita tidak akan tolerir," tegasnya.

Amin juga menambahkan, Pemkot Mojokerto sudah menyiapkan paket kuota internet gratis untuk siswa SD dan SMP di seluruh Kota Mojokerto. Ini untuk menunjang sarana pembelajaran daring siswa.

"Untuk siswa SD dan SMP akan kita beri kuota gratis sebanyak 35 GB dan untuk guru juga kita beri kuota gratis sebesar 42 GB. Itu berlaku untuk semua operator jaringan," terangnya.

Paket gratis tersebut, lanjut Amin, akan dibagikan secara merata mulai minggu ketiga bulan Januari ini. Dwy

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini viral, dimana salah satu halaman rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Magetan, tepatnya di kawasan belakang Apotek…

Terendah dalam 10 Tahun, Angka Kemiskinan di Jember Turun ke 8,01 Persen

Terendah dalam 10 Tahun, Angka Kemiskinan di Jember Turun ke 8,01 Persen

Rabu, 08 Apr 2026 14:37 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Berdasarkan catatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur, angka kemiskinan di wilayahnya berhasil ditekan ke level…

Per Tahun, Produksi Durian Songgon Banyuwangi Tembus hingga 3.716 Ton

Per Tahun, Produksi Durian Songgon Banyuwangi Tembus hingga 3.716 Ton

Rabu, 08 Apr 2026 14:36 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Kabupaten Banyuwangi kembali menorehkan tren positif dengan menjadi salah satu sentra durian terbesar di Jawa Timur. Salah…

Heboh! Penemuan Sarang Tawon Mematikan ‘Vespa’ Berukuran 1,5 Meter di Trenggalek

Heboh! Penemuan Sarang Tawon Mematikan ‘Vespa’ Berukuran 1,5 Meter di Trenggalek

Rabu, 08 Apr 2026 14:14 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Baru-baru ini, warga di Dusun Soho, Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh, Trenggalek menemukan sarang tawon mematikan berjenis ‘Vespa’ y…