30 Orang Pedagang Tidak Miliki Los di Pasar Ganding

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Ardiansyah diruang kerjanya. SP/Ainur Rahman
Foto Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Ardiansyah diruang kerjanya. SP/Ainur Rahman

i

 

SURABAYA PAGI, Sumenep - Aktivis LMR RI Komda Sumenep Amiruddin, menyoal banyaknya los pasar yang terlihat sepi dari pedagang, sementara pemerintah Kabupaten Sumenep membangun pasar diperuntukkan untuk para pedagang supaya aktif berjualan.

Menurutnya, banyaknya pedagang mengeluh tidak memiliki tempat berjualan, baik di Pasar Lenteng maupun di Pasar Ganding. “Kedua pasar tersebut masuk di kategori golongan C karena banyaknya los tidak sebanding dengan jumlah pedagang yang ada” katanya kepada Surabaya pagi Rabu, (6/1/21)

Selain itu sambungnya, pihaknya sangat kasihan kepada para pedagang yang tidak memiliki kios berjualan. “Padahal mereka adalah pedagang yang dulunya setiap hari berjualan hanya karena adanya relokasi pasar baik di lenteng maupun di Ganding membuatnya mereka tidak memiliki tempat berjualan lagi” jelasnya.

"Ada sekitar kurang lebih 30 orang pedagang yang mengadu tidak memiliki los di Pasar Ganding, dan mereka benar-benar pedagang, dan semua datanya sudah saya pegang untuk kemudian saya ajukan ke pak Kadisperindag Kabupaten Sumenep " pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, melalui Kepala Bidang (Kabid) Disperindag Sumenep, Ardiansyah mengatakan, pihaknya sangat mendukung para pedagang berjualan di pasar yang ada di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, pedagang yang berjualan itu menjadi mitra Disperindag makanya nanti saya adukan datanya yang sudah ada, apakah yang tiga puluh itu termasuk pedagang harian atau pedagang mingguan.

"Semua pedagang kita akan fasilitasi, asalkan mengikuti aturan dari Disperindag, sebab kita juga punya aturan" jelasnya kepada Surabaya Pagi. Rabu (6/1/21).

Ardi mencontohkan Pasar Lenteng setiap hari Minggu dan Pasar Ganding Setiap hari Senin, jadi diluar hari itu pasar sepi, hanya ada satu dua pedagang yang menempati los, sementara yang diinginkan oleh Disperindag adalah mereka yang bisa berjualan setiap hari, karena berkaitan dengan retribusi.

"Kalau berjualan setiap Minggu sekali itu bukan pedagang, sementara yang kita inginkan itu adalah pedagang harian yang bisa menempati los, dan menjadi bagian dari Disperindag " pungkasnya.Ar

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…