Kajari Surabaya Tanamkan Nilai Anti Korupsi pada Pelajar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Kejari Surabaya Anton Delianto saat menyampaikan materi antikorupsi di SMPN 1 Surabaya. Rabu (6/1). SP/BUDI
Kepala Kejari Surabaya Anton Delianto saat menyampaikan materi antikorupsi di SMPN 1 Surabaya. Rabu (6/1). SP/BUDI

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Kejaksaan Negeri (Kejari) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya menanamkan nilai-nilai anti korupsi kepada pelajar yang berlangsung di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kota Surabaya, Jatim, Rabu (06/1).

 Kepala Kejari Surabaya Anton Delianto mengatakan kegiatan ini untuk memupuk jiwa anti korupsi dimulai sejak duduk di bangku sekolah. Menurut dia, sebenarnya korupsi dapat terjadi dari hal-hal kecil yang tanpa disadari seseorang.

 "Karena itu tadi juga disampaikan pasal-pasal dan undang-undang yang mengatur sehingga diharapkan pelajar akan 'getok tular' untuk saling menanamkan kejujuran, kedisiplinan, dan peduli kepada sekitarnya. Ini akan menjadi 'role mode' di kalangan pelajar," kata dia saat menyampaikan materi antikorupsi di SMPN 1 Surabaya.

 Ia mengatakan ketika siswa-siswi itu sudah memasuki dunia kerja maka mereka sudah memiliki bekal jiwa antikorupsi. Dari situlah diharapkan mereka menjauhi tindakan terlarang tersebut.

 Selain itu, ia meminta para pelajar berani menyampaikan laporan kepada pihak yang berwenang jika menemukan terjadinya dugaan penyimpangan terhadap aturan hukum, seperti praktik suap, pemerasan, dan penyalahgunaan kewenangan.

 "Jadi, kita jelaskan perbuatan korupsi di lingkungan sekolah itu, termasuk mencontek, lalu memalaki teman. Kita jelaskan aturan-aturan hukumnya di Indonesia hingga pasal per pasalnya secara detail," katanya. 

Di tengah pemaparan materi, Kajari Surabaya ini mendapati banyak pertanyaaan dari para pelajar.

 Mereka terlihat aktif dan antusias mendengarkan paparan. Bahkan, saat kajari menanyakan cita-cita, serentak dari para pelajar itu unjuk tangan dan menyebutkan keinginannya masing-masing, seperti halnya ada yang mau menjadi dokter, juru masak, hingga polisi.

 "Saya melihat anak-anak punya cita-cita luar biasa. Ini berkat bimbingan bapak ibu guru yang ada di sekolah. Oleh sebab itu, kita sama-sama memberikan yang terbaik untuk anak kita semua sehingga tumbuh menjadi manusia yang pintar dan memiliki integritas," kata dia.

 Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo mengatakan peserta yang mengikuti pendidikan antikorupsi melalui virtual jumlahnya mencapai ribuan orang.

 Oleh karena itu, ia ingin ke depan agar kegiatan tersebut dapat rutin digelar setiap satu bulan sekali.

 Rencananya, pihaknya memilih tema anti kekerasan dengan mendatangkan pihak kepolisian sebagai narasumber pada kegiatan edukatif tersebut bulan depan.

 "Kita melihat saat demo beberapa waktu lalu, pelajar juga ada yang ikut-ikutan demo. Oleh karenanya kita antisipasi dengan adanya materi ini. Dengan harapan dapat menekan kasus kekerasan dan juga bahaya korupsi," ujarnya.bd

Berita Terbaru

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Salah satu strategis dalam membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung swasembada gula nasional, Pemerintah…

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam mencegah penularan penyakit super flu atau varian influenza A H3N2 subclade K, Dinas Kesehatan (Dinkes-PPKB)…

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Persidangan perkara perdagangan wire rope atau tali baja yang menjerat Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso U…

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu bergerak menguat 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.887 per dolar AS…