Mendagri Evaluasi Dana Kunker di APBD Jatim 2021

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad. SP/RKO
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad. SP/RKO

i

SURABAYAPAGI,Surabaya -  Menteri Dalam Negeri memberikan catatan atau evaluasi atas pengajuan APBD Jawa Timur tahun 2021. Pemprov Jatim bersama DPRD Jatim pun diminta untuk membenahi struktur anggaran sesuai arahan Mendagri sebelum digunakan.

Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad mengakui adanya revisi atau evaluasi dari Mendagri terhadap APBD 2021 yang diajukan sejak awal Desember 2020 lalu.

“Evaluasi mendagri untuk APBD 2021 pada dasarnya tidak banyak, hanya beberapa item terkait dengan biaya kunjungan- kunjungan kerja luar provinsi,” jelas Sadad, Rabu (6/1/2021). 

Anwar Sadad memastikan, Evaluasi tersebut tidak mengubah Struktur anggaran belanja APBD Jatim 2021 yang nilainya mencapai. Rp 32,8 Triliun. Meskipun cukup mempengaruhi anggaran kunjungan kerja baik di legislatif maupun di eksekutif.

“Hanya ada beberapa pergeseran pergeseran saja. Kunjungan kerja DPRD Jatim dialihkan dengan memperbanyak pada kegiatan pertemuan publik sosialisasi. Seperti mensosialisasikan soal vaksin atau pencegahan program kesehatan,” urai Plt Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur ini.  

Atas evaluasi dari Mendagri tersebut, DPRD Jatim langsung melakukan penyesuaian. Misalnya anggaran kunjungan kerja dialihkan kepada kegiatan yang sifatnya sosialisasi kepada masyarakat di Jawa Timur. “Anggaran Tetap diperuntukkan terkait antisipasi dan recovery pandemi Covid-19 ini. Karena Kita berharap recovery Covid ini dilakukan secara cepat,” ujarnya.

Ditambahkan Sadad, pintu Masuk recovery ekonomi di Jatim ini diharapkan ada pada sektor Pariwisata. Karena Pariwisata itu memiliki multiplayer effect. Karena setelah setahun masyarakat Jawa Timur ini ada di rumah pasti ada kejenuhan dan ada keinginan untuk melakukan traveling.

Tapi karena masih dalam suasana seperti ini pasti tidak akan jauh atau di Jawa Timur saja. Hal ini bisa memberikan peluang yang besar pada eksplorasi destinasi wisata yang baru-baru.

“Apalagi di setiap daerah kabupaten kota di Jawa Timur memiliki banyak potensi alam yang luar biasa. Yang kalau dikelola dengan baik akan menjadi wisata berkelas dunia,” jelas Sadad sembari menyebut beberapa tempat wisata baru di Jatim. 

Seperti di Air Terjun di Bondowoso yang mirip Niagara (Amerika), lalu Wisata B-29 yang dikenal dengan Negeri diatas awan di Lumajang, kemudian Wisata Sunrise di Desa Blarang Kabupaten Pasuruan, Sungai Maron di Pacitan dan lain sebagainya.

Menurut Sadad, potensi wisata inilah yang harus segera mendapat perhatian dari APBD Jatim 2021. Karena Untuk awal butuh support sentuhan pemerintah provinsi. “Misalnya penyediaan infrastruktur awal untuk akses jalan ke lokasi wisata baru serta pengelolaan bersama dengan anak-anak muda di desa wisata,” pungkasnya. rko 

 

 

Berita Terbaru

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Bangkalan – Mengawali bulan suci Ramadan dengan semangat berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk T…

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kot…

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berbagai program mulai jalan, meski banyak pekerjaan rumah yang menanti gebrakan bupati dan wakil bupati Lamongan, namun capaian…

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  SDN 01 Klegen Kota Madiun menuai kritikan. Dengan anggaran yang disebut-sebut Rp. 8.000 hi…

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 disorot. Anggaran swa…

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mencatat sejumlah capaian strategis dalam satu tahun kepemimpinan jilid kedua Wali Kota Ika…