Kurang Hati-hati, Nenek Tewas Tersambar Kereta Api

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Hadi Lestariono

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Nahas menimpa Setiyani (58) warga Dusun Pohgajih RT 01 RW 04, Desa Pohgajih, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. ia tewas setelah tersambar kereta api di jalur rel perlintasan KA yang tak jauh dari rumahnya pada Kamis (7/1) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

"Berdasarkan informasi yang diperoleh petugas dari saksi di lapangan, yang bersangkutan sebelumnya pergi ke warung di dekat rumah untuk berbelanja kebutuhan, sepulang dari belanja yang bersangkutan tiba-tiba menyeberang rel kereta api yang ada di dekat rumahnya" jelas AKP Imam Subechi, Kasubbag Humas Polres Blitar.

Lokasi rel perlintasan kereta api tersebut berjarak kurang lebih lima puluh meter dari rumah yang bersangkutan, bersamaan dengan itu juga melintas kereta api dari arah Blitar menuju Malang dengan nomor Lok CC 2018311 dengan masinis Syaiku (32). 

Karena kurang hati hati korban saat melintas di rel KA, akibatnya korban tersambar laju kereta api tersebut.

"Dengan kejadian itu mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian karena korban  mengalami luka parah di bagian kepala sehingga menyebabkan meninggal dunia," kata AKP Imam Subchi atas izin Kapolres AKBP Leonard M Sinambela.

Petugas segera mendatangi TKP untuk  segera melakukan evakuasi terhadap jenazah dan langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan, setelah pihak keluarga korban meminta untuk tidak diotopsi yang disaksikan Kepala desa Pohgajih. Les

 

 

Berita Terbaru

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Putusan Komisi Informasi (KI) Jawa Timur atas sengketa tata ruang Graha Famili bukan sekadar perkara dokumen. Di balik gugatan…

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran jumbo berkisar Rp 80 hingga Rp 90 miliar untuk proyek perbaikan…

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …