Sengketa Tanah Wakaf Kantor Lurah Kepanjin Sumenep Tuai Masalah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Kantor Lurah lama, yang saat ini menjadi rumah pribadi di Jalan Kelurahan Kepanjin Kecamatan kota Kabupaten Sumenep (SP/Ainur Rahman)
Foto : Kantor Lurah lama, yang saat ini menjadi rumah pribadi di Jalan Kelurahan Kepanjin Kecamatan kota Kabupaten Sumenep (SP/Ainur Rahman)

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Kantor Kelurahan Kepanjin Kabupaten Sumenep, kini tak lagi menjadi kantor dikarenakan Pemerintah Kab. Sumenep membangun kantor baru yang lokasinya tidak jauh dari tempat asal kantor tersebut di Jalan Kecamatan Kota Kelurahan Kepanjin Kabupaten Sumenep.

Banyak orang menyebutnya kantor Kelurahan itu berhadapan dengan Rumah Dinas (Rumdis) Kabupaten Sumenep, entahlah setelah dilakukan pembangunan kantor baru kantor lama seakan tak berpenghuni. 

Menurut pantauan wartawan Surabaya Pagi, keberadaan Kantor lama itu berstatus tanah wakaf milik para bangsawan yang ada di Kabupaten Sumenep, namun ironisnya kantor lama itu dijadikan rumah pribadi oleh seorang yang mengaku mendapat warisan dari leluhur bangsawan.

"Kantor kelurahan Kepanjin itu satu paket dengan tanah yang dibangun Masjid Ladju di depan rumah dinas Bupati Kabupaten Sumenep, kok bisa areal tanah wakaf itu menjadi rumah pribadi " ujarnya. Minggu (10/01)

Keberadaan kantor Lurah kepanjin itu menjadi perbincangan di tengah-tengah para cucu -cucu bangsawan yang ada di Kabupaten Sumenep, bahkan ketua wakaf tanah para bangsawan RB. Hasan, sempat melakukan teguran dari persatuan famili yang berada di organisasi wakaf.

Adapun bentuk tegurannya berupa surat resmi dari organisasi wakaf ,mempertanyakan kepada kelurahan kepanjin yg isinya agar tanah  wakaf yg di pinjam tempo dulu supaya di kembalikan ke kantor wakaf Sumenep, namun Kantor lurah Kepanjin belum mengembalikannya tanah wakaf tersebut kepada organisasi wakaf Kabupaten Sumenep.

Disampaikan ketua organisasi wakaf Kabupaten Sumenep, RB. Hasan mengaku pihaknya akan mengusut tuntas persoalan kantor lurah yang sudah jelas diketahui sebagai tanah wakaf.

"Secara etika kepemerintahan, kantor Lurah itu mengetahui keberadaan tanah kantor tersebut adalah tanah wakaf, kenapa mengembalikannya kepada perorangan padahal di Sumenep ada organisasi wakaf" katanya.

Selain itu sambungnya, keberadaan Kantor lurah yang lama itu ada kaitannya dengan areal masjid ladju  yang berkaitan dengan tanah wakaf milik bangsawan Sumenep. “Jadi jika ditempati perorangan secara pribadi pasti menuai masalah, kita lihat saja nanti.” pungkasnya. Ar

Berita Terbaru

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…

Perkuat Efisiensi Distribusi di Bangkalan, PLN UID Jatim Tingkatkan Kualitas Layanan Lewat Pilot Project OMP

Perkuat Efisiensi Distribusi di Bangkalan, PLN UID Jatim Tingkatkan Kualitas Layanan Lewat Pilot Project OMP

Selasa, 22 Sep 2026 17:18 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat efisiensi distribusi dan meningkatkan kualitas layanan m…

Percepat Penyelesaian Aset Secara Efektif dan Berbasis Tata Kelola, Bank Jatim Dorong Akselerasi Lelang 2026

Percepat Penyelesaian Aset Secara Efektif dan Berbasis Tata Kelola, Bank Jatim Dorong Akselerasi Lelang 2026

Selasa, 22 Sep 2026 17:11 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat sinergi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan…

Knauf Perkuat Akses Edukasi Konstruksi di Jatim dan Indonesia Timur Lewat Experience Centre Surabaya

Knauf Perkuat Akses Edukasi Konstruksi di Jatim dan Indonesia Timur Lewat Experience Centre Surabaya

Selasa, 22 Sep 2026 17:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT Knauf Plasterboard Indonesia (Knauf Indonesia) memperluas akses edukasi konstruksi ke Indonesia Timur melalui pembukaan Knauf E…

Ajak Ortu Dampingi Anak di Era Digital, Forum PAUD Lamongan Gelar Seminar Parenting

Ajak Ortu Dampingi Anak di Era Digital, Forum PAUD Lamongan Gelar Seminar Parenting

Selasa, 22 Sep 2026 16:06 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 16:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Guna meningkatkan kapasitas orang tua dalam pengasuhan anak di era digital, Forum PAUD bersama TP PKK Lamongan dan Dinas…

Pemkab Lamongan Gelar Konsultasi Publik Pantura, Perkuat Perlindungan SDA Hingga Kesejahteraan Masyarakat

Pemkab Lamongan Gelar Konsultasi Publik Pantura, Perkuat Perlindungan SDA Hingga Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 16:01 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 16:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan mendukung penguatan pengelolaan Pantai Utara Jawa (Pantura), yang tidak hanya berorientasi pada…