Selama PPKM, Taman-taman di Kota Pasuruan Ditutup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu taman di Kota Pasuruan yang ditutup selama penerapan PPKM. SP/ DECOM
Salah satu taman di Kota Pasuruan yang ditutup selama penerapan PPKM. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Kota Pasuruan memiliki banyak taman yang biasanya dikunjungi warga. Namun, Pemkot Pasuruan harus menutup semua taman kota. Penutupan tersebut dilakukan sesuai PPKM (Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) untuk memutus rantai Covid-19 yang dimulai tanggal 11 hingga 25 Januari mendatang.

Menurut juru bicara Satgas Covid-19 Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat dari beberapa taman tersebut ada sejumlah taman yang paling ramai sehingga harus ditutup. Diantaranya, taman Alun-Alun Pasuruan, Taman Jam Agung di GOR Jalan Sultan Agung dan Taman Kota di Jalan Paglima Sudirman.

"Semua taman kita tutup, baik taman-taman utama maupun taman-taman di kecamatan-kecamatan," katanya, Selasa (12/1/2021).

Penutupan taman ini, kata Kokoh, untuk mendukung pelaksanaan instruksi Mendagri No 1 tahun 2021 dan surat edaran wali kota No 13 tahun 2021.

Surat edaran Wali Kota Pasuruan No 13 tahun 2021 mengatur waktu kegiatan masyarakat. Diantaranya tempat kerja, pusat perbelanjaan, rumah makan/warung makan, kafe, dan lain-lain diwajibkan untuk menerapkan batasan jam operasional paling lama pukul 20.00 WIB.

Mereka harus menerapkan batasan kapasitas jumlah orang paling banyak 50�ri kapasitas tempat yang tersedia. Kemudian masyarakat diimbau menunda pelaksanaan kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan. Pemkot juga meminta masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah kecuali kegiatan yang penting dan mendesak.

"Masyarakat mohon tetap menjalankan pola hidup sehat dan patuh protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran Covid-19," pungkas Kokoh. Dsy10

Berita Terbaru

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Harapan petani Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung untuk meningkatkan hasil pertanian akhirnya terwujud. Pada Kamis (25/6) Dinas P…

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…