Kota Pasuruan Terima 1.460 Vaksin Covid-19 di Bulan Februari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat. SP/ DECOM
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pasuruan, Pemerintah telah memberikan jatah 1.460 vaksin Covid-19 untuk tahap pertama. Vaksin tersebut akan diterima pada Bulan Februari, Kamis (14/1/2021).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat mengatakan bahwa Kota Pasuruan akan mendapatkan jatah Vaksin Covid-19 di Bulan Februari di termin 2.

"Kota Pasuruan yang akan datang itu tahap 1 termin 2. Termin 1 kan Surabaya, Gresik, Sidoarjo. Kota Pasuruan akan mendapatkan vaksin di termin 2 Bulan Februari. Jumlahnya 1.460 dosis dari pengajuan awal 1.757," katanya.

Menurut Kokoh, sasaran vaksinasi Covid-19 tahap 1 adalah tenaga kesehatan dan SDM kesehatan serta pejabat publik. "Ada 10 dosis vaksin untuk pejabat publik," terang Plt Asisten 1 Pemkot Pasuruan ini.

Kokoh kembali menambahkan, saat ini pemkot juga sudah siapkan gedung farmasi di kantor Dinkes untuk penyimpanan vaksin. Tempat pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas-puskesmas juga sudah siap.

"Termasuk tenaga vaksinatornya sudah siap 65 orang," jelasnya.

Kokoh mengatakan, secara keseluruhan Kota Pasuruan membutuhkan 150 ribu dosis vaksin.

"Kebutuhan total warga 150 ribu dosis. Tahapannya sudah diatur pemerintah pusat, tahap pertama nakes dan semua SDM kesehatan dulu," tambahnya.

Untuk diketahui, sasaran vaksinasi Covid-19 pada tahap 1 adalah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran, yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Tahap 2 adalah petugas pelayanan publik, yaitu anggota TNI/Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya serta kelompok usia lanjut (≥ 60 tahun).

Sasaran vaksinasi tahap 3 meliputi masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial dan ekonomi. Terakhir, vaksinasi tahap 4 sasarannya masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin. Dsy9

 

 

Berita Terbaru

Genjot Swasembada, Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon 7.500 ha

Genjot Swasembada, Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon 7.500 ha

Minggu, 24 Mei 2026 10:20 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya mendukung swasembada gula nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur menargetkan luasan lahan untuk…

Ciptakan Kenyamanan Pedagang, Pemkab Situbondo Bakal Tata Ulang Pasar Hewan

Ciptakan Kenyamanan Pedagang, Pemkab Situbondo Bakal Tata Ulang Pasar Hewan

Minggu, 24 Mei 2026 10:07 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 10:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya menciptakan alur sirkulasi yang aman dan higienis serta memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pedagang dan…

Cegah Penyakit Pernapasan, Dinkes Kota Madiun Gencarkan Cek Kualitas Udara di Rumah Warga

Cegah Penyakit Pernapasan, Dinkes Kota Madiun Gencarkan Cek Kualitas Udara di Rumah Warga

Minggu, 24 Mei 2026 10:00 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 10:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya melihat mutu udara untuk mendeteksi kontaminan dan mencegah risiko penyakit pernapasan, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Terdampak Material Longsor, Petugas Tutup Sementara Jalur Trenggalek-Ponorogo

Terdampak Material Longsor, Petugas Tutup Sementara Jalur Trenggalek-Ponorogo

Minggu, 24 Mei 2026 09:55 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 09:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Pasca diterjang longsor sekaligus mengantisipasi potensi bahaya lalu lintas akibat material batuan yang longsor tersebut, kini…

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak mendalami dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus korupsi yang m…

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin tanam tebu perdana dalam program bongkar ratoon serentak di Desa Ngletih, K…