Negara Wajib Datangkan Vaksin, Masyarakat Punya Hak Pilih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vaksin Sinovac asal China
Vaksin Sinovac asal China

i

 

Pandangan Dokter

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tidak hanya di Indonesia, isu vaksin memang begitu hebat di seluruh belahan dunia. Bahkan, kehadiran vaksin yang mulanya ditunggu-tunggu oleh masyarakat Surabaya, kini menjadi ketakutan tersendiri.

Meski beberapa orang sudah di suntikkan vaksin, namun tidak bisa dipungkiri bahwa ketakutan ada masyarakat yang meragukan vaksin sinovac dari segi efikasi. Mengingat kemunculan efikasi vaksin sinovac hanya menginjak angka 65,3%.

Alfian Nur Rosyid Sp.P, dokter dari Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 RSUA membenarkan hal itu. "Iya memang berbeda dengan vaksin pfizer dan moderna yang efikasinya mencapai angka 90% lebih. Itu sungguh jauh berbeda," ujarnya.

Karena perbedaan efikasi yang jauh, dr. Alfian menjelaskan, Indonesia juga harus mendatangkan vaksin Moderna dan Pfizer. "Tidak menutup kemungkinan Negara Indonesia juga akan mendatangkan vaksin moderna maupun pfizer. Tapi yang pasti, vaksin sinovac yang sudah tiba akan dihabiskan terlebih dahulu," ungkap dr Alfian.

Pro dan kontra masyarakat terkait vaksin memang tidak ada hentinya. Pada dasarnya, terang dr. Alfian, Negara memiliki kewajiban untuk mendatangkan vaksin demi kepentingan umum. “Namun, masyarakat juga memiliki hak untuk memilih kesehatannya sendiri. Sejauh ini aturan yang berjalan seperti itu," paparnya kepada Surabaya Pagi, Kamis (14/1/2021).

Dirinya menilai, berbeda halnya ketika yang tiba di Indonesia adalah vaksin Pfizer atau Moderna yang efikasinya jauh lebih tinggi. Masyarakat akan lebih tenang dan tentunya cemoohan tentang vaksin terminimalisir.

"Kalau yang dateng pfizer atau moderna mungkin situasinya berbeda ya. Karena uji klinis vaksin Sinovac ini juga masih belum final. Izin yang dikeluarkan BPOM juga dalam tanda kutip 'darurat'," tuturnya.

Meski demikian, masyarakat juga tetap harus menjaga etikanya. Kalaupun tidak ingin divaksin, "Jangan sampai ada gerakan-gerakan atau provokasi di golongan masyarakat. Akan bisa terjerat hukum jika memang ditemukan ada," kata dr. Alfian.

Pro kontra vaksin dikalangan masyarakat memang dilumrahkan oleh Dokter RSUA itu. Pasalnya, tidak hanya masyarakat sipil, tenaga kesehatan pun merasakan hal yang sama.

"Tidak sedikit tenaga kesehatan yang takut untuk di vaksin. Saya berikan literasi-literasi secara langsung, sehingga mereka bisa menerima dengan lapang dada," ungkapnya.

Meski vaksin sedang diperbincangkan pada akhir-akhir ini, ada hal lain yang perlu diperhatikan, yakni, "Perlu ditekankan, meski sedang menyoroti kehadiran vaksin, namun tetap jangan mengabaikan protokol kesehatan. Jika vaksin sifatnya hak bagi masyarakat, protokol kesehatan adalah bersifat wajib bagi masyarakat, pungkasnya. mbi/cr2/rmc

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…