Upaya Mahasiswa Ubaya dalam Budayakan Kisah Ramayana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Felicia Budijanto, salah satu mahasiswa Ubaya yang menciptakan permainan kartu atau card game cerita 'Rama dan Sinta'. SP/ Kasyfi Fahmi
Felicia Budijanto, salah satu mahasiswa Ubaya yang menciptakan permainan kartu atau card game cerita 'Rama dan Sinta'. SP/ Kasyfi Fahmi

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Lima mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) bangunkan kembali kisah Ramayana. Cerita 'Rama dan Sinta' jadi makin menarik dan menyenangkan lewat permainan kartu atau card game. Jumat (15/01/2021).

Card game yang dinamai Renjana, diambil dari bahasa Sanskerta yang artinya perasaan yang mendalam, menggambarkan rasa cinta Rama dan Sinta. Renjana merupakan produk hasil rancangan dan buatan Mahasiswa lintas disiplin ilmu yang tergabung dalam mata kuliah Kewirausahaan dan Inovasi Ubaya, yaitu Felicia Budijanto, Sari Fadia Izwari, dan Yudith Christina dari Fakultas Teknobiologi Ubaya. Sedangkan Bryant William Wong dan Katty Kertomoro dari Fakultas Hukum Ubaya.

Felicia Budijanto menyampaikan, dirinya bersama anggota yang lain termotivasi dengan adanya tugas Kewirausahaan dan Inovasi Ubaya untuk membuat suatu kreasi baru dan masih jarang dibuat bisnis di masyarakat. Ide awal pembuatan card game muncul dari hobi beberapa anggota kelompok yang senang bermain board game. Namun, berdasarkan hasil survei menunjukkan jika masyarakat cenderung lebih banyak memilih card game karena dianggap lebih praktis untuk dimainkan serta diproduksi.

“Setelah menentukan jenis produk bisnis, kami mulai mencari tema apa yang akan diusung dalam permainan kartu ini. Akhirnya kami sepakat untuk menceritakan kembali kisah Ramayana beserta tokoh-tokohnya yang dikemas lebih menarik secara visual serta dapat dimainkan bersama-sama,” ucap Felicia.

Satu kotak card game Renjana berisi 51 kartu yang terdiri dari 6 kartu pemeran, 24 kartu jalan, 18 kartu aksi (action card), dan 3 kartu target. Selain itu, ditambah lagi dengan adanya kertas panduan cara bermain dan informasi mengenai watak tokoh pewayangan dalam permainan. Produk Renjana ini dibanderol dengan harga Rp. 40.000 per kotaknya. Felicia Budijanto mengatakan jika dirinya dan anggota yang lain memiliki keinginan untuk terus melanjutkan bisnis ini dan mengembangkan produk Renjana agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

“Tujuan kami adalah bisa mengisahkan kembali cerita rakyat pewayangan di Indonesia dengan kreasi baru yang dapat diterima oleh generasi milenial saat ini. Kami berusaha untuk terus berkembang dan mencari market yang tepat guna memasarkan produk Renjana,” pungkasnya. mbi

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…