620 Nakes Meninggal, Jatim Tertinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Infografis
Infografis

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Laporan dari pusara digital LaporCovid19 pada 15 Januari 2021, telah ada sekitar 620 tenaga medis yang meninggal akibat Covid-19. Nakes sendiri diantaranya dokter, perawat, bidan, apoteker, Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM) rekam radiografer dan tenaga medis lainnya.

Dari jumlah tersebut, Jatim menduduki peringkat pertama kematian nakes dengan total 184 orang. Provinsi kedua, ketiga dan keempat adalah Jawa Tengah, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Secara berurutan jumlah nakes yang meninggal akibat covid-19 adalah sebanyak 86 orang, 77 orang dan 62 orang.

Menanggapi akan hal tersebut, pakar kesehatan Universitas Brawijaya (UB) Malang, Dr. dr. Wisnu Barlianto, Msi. Med,Sp.A(K) menyebut, ada kemungkinan terjadinya kolaps layanan kesehatan di tengah pandemi Covid-19 beberapa waktu kedepan, bila pemerintah tidak segera memperhatikan.

"Iya benar (nakes meninggal terbanyak di Jatim), kita bisa lihat dari datanya. Jumlah nakes kita yang mati paling tinggi dari provinsi yang lain. Kalau semakin banyak nakes yang meninggal, dan pasien semakin membludak, siapa coba yang akan merawat mereka? Akhirnya kolaps layanan kesehatan kita," kata Dr. dr. Wisnu Barlianto, pria yang juga Dekan Fakultas Kedokteran UB saat dihubungi Surabaya Pagi, melalui saluran telepon, Minggu (17/01/2021).

Guna mengantisipasi akan hal tersebut, ia menghimbau agar pemerintah mengadakan rekrutmen secara terbuka khusus untuk tenaga medis. "Harus ditambah tenaga medis, karena kondisi sekarang ini yang menjadi garda terdepan ya mereka. Kalau garda terdepannya terbatas, siapa lagi yang bisa menolong," ucapnya.

 

Tambah Nakes dan Rumah Sakit

Selain penambahan nakes, ia juga berpesan agar penambahan rumah sakit-rumah sakit lapangan semakin juga dilakukan oleh pemerintah. Hal ini bertujuan agar jumlah pasien yang meningkat dapat tertampung semuanya dan tidak ada yang terabaikan.

Sebagai informasi, hasil rekapitulasi dari Lapor Covid19 menyebutkan pada 24 Desember 2020 ada seorang tenaga kesehatan tidak mendapatkan ruang ICU di Jawa Timur, karena seluruh Ruang ICU penuh di Jawa Timur. Akhirnya, pasien mendapatkan ruang di RS Paru Karang Tembok Surabaya, namun hampir seluruh tenaga kesehatan di RS tersebut positif.

Masih dari Lapor Covid19, pada 8 Januari 2021, ada laporan dari warga Surabaya bahwa RSUD dr. Soetomo Surabaya sudah penuh pada tanggal 6 Januari 2021. Kapasitas ruang isolasi di RSUD dr. Soetomo hanya 100 tempat tidur, sedangkan kasus aktif di Surabaya sudah lebih dari 100.

"Jadi kalau sudah seperti itu ya menurut saya sangat mungkin terjadi mas, tapi saya berharap kita semua dapat melewati pandemi Covid-19 ini," kata Wisnu. Ia juga berpesan agar pemberian vaksinasi oleh pemerintah semakin dipercepat sehingga Indonesia segera pulih dari virus covid-19.

 

Maksimalkan 3M

Terpisah, General Manager Trisensa Diagnostic Center Surabaya Dr. dr. Herni Suprati, M.Kes mengaku, pekerjaan nakes sangat berisiko karena kontak langsung dengan pasien.

Oleh karenanya ia meminta kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Surabaya untuk selalu mengedepankan protokol kesehatan. "Selalu maksimalkan 3M sampai tidak ada lagi kasus covid," kata Dr. dr. Herni Suprapti, Minggu (17/1/2021).

Tak lupa pula ia mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga jarak aman minimal 2 meter. Karena virus yang dibawa oleh manusia tidak bisa melompat dengan sendirinya ke orang lain. "Maka makin jauh dari orang lain (siapa pun itu) maka makin aman. Aman itu artinya tidak ketularan dan tidak menulari," ujar dr Herni. sem/cr2/rmc

Berita Terbaru

c

c

Selasa, 03 Nov 2026 11:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menyusul kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, bakal mengurangi perjalanan dinas…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkab Kebut Pembangunan Pintu Pengendali Air Winongan

Kurangi Risiko Banjir, Pemkab Kebut Pembangunan Pintu Pengendali Air Winongan

Selasa, 03 Nov 2026 11:33 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan mulai mengebut penuntasan pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa…

22 Dapur MBG di Tuban Tak Tertib Laporan Dana, BGN Kenakan Sanksi Pemberhentian Operasional Khusus

22 Dapur MBG di Tuban Tak Tertib Laporan Dana, BGN Kenakan Sanksi Pemberhentian Operasional Khusus

Selasa, 03 Nov 2026 11:26 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Menindaklanjuti sebanyak 22 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban karena…

Lahar Dingin Semeru, Bupati Lumajang Imbau Penambang Stop Aktivitas di Sepanjang DAS

Lahar Dingin Semeru, Bupati Lumajang Imbau Penambang Stop Aktivitas di Sepanjang DAS

Selasa, 03 Nov 2026 11:11 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menyusul hujan dengan intensitas tinggi terjadi selama beberapa jam pada Senin kemarin menyebabkan lahar dingin Gunung Semeru,…

Antisipasi Banjir, Pemkab Trenggalek Siapkan Normalisasi Sedimen di Titik Sungai Ngasinan

Antisipasi Banjir, Pemkab Trenggalek Siapkan Normalisasi Sedimen di Titik Sungai Ngasinan

Selasa, 03 Nov 2026 11:03 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya mengurangi potensi banjir seiring musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, menyiapkan normalisasi…

HUT KORPRI dan PGRI, Pemkot Mojokerto Gelar Beragam Kegiatan Sosial dan Kemasyarakatan

HUT KORPRI dan PGRI, Pemkot Mojokerto Gelar Beragam Kegiatan Sosial dan Kemasyarakatan

Selasa, 03 Nov 2026 10:32 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan HUT ke - 81 Persatuan Guru Republik…