Penertiban Jam Malam Efektif Cegah Meluasnya Covid di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas gabungan Satpol PP Pemprov Jatim, Polda Jatim, TNI, Ormas dan relawan Covid-19, mendapati sejumlah tempat hiburan yang nekat beroperasi di masa PPKM. SP/ Julian Romadhon
Petugas gabungan Satpol PP Pemprov Jatim, Polda Jatim, TNI, Ormas dan relawan Covid-19, mendapati sejumlah tempat hiburan yang nekat beroperasi di masa PPKM. SP/ Julian Romadhon

i

 

SURABAYAPAGI,Surabaya -Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di 15 daerah di Jawa Timur diharapkan tetap mengacu pada Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 188/11/KPTS/013/2021 tanggal 13 Januari 2021. Sepanjang masih ada pihak-pihak yang tidak patuh terhadap aturan tersebut, tak terkecuali cafe, warung mapun tempat hiburan malam, maka DPRD Jatim mendukung adanya sanksi  berupa penyegelan. Khususnya bagi mereka yang melanggar jam malam. 

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Hadi Dediansyah, Selasa (19/1/2021) mengatakan, sejauh  ini ketika jam malam diberlakukan, warga masyarakat sudah bergegas pulang ke rumah masing-masing. “Tim Gugus Tugas Covid-19 dan Satpol PP beserta tim kepolisian maupun Kodam terus melakukan peningkatan operasi setiap malam,” harap Hadi Dediansyah.

Ia menegaskan tempat-tempat hiburan yang kemarin sempat disidak karena melanggar protokol kesehatan itu memang layak diberikan sanksi. Terutama di tempat hiburan malam yang ada di Surabaya. “Kami sidak ternyata luar biasa, disana tidak ada yang namanya physical distancing, terutama hiburan malam Holywings Gold Surabaya. Ini salah satu contoh tidak menerapkan protokol kesehatan sama sekali. Disana, tidak ada orang memakai masker, tidak ada orang duduk berjarak, dilihat pada situasi seperti biasa,” bebernya. 

Menurut Hadi, perlu adanya perhatian khusus pada tempat-tempat hiburan malam dan cafe pada pelaksanaan PPKM. “Yang mana kalau kita menyaksikan di masyarakat secara langsung, terutama masyarakat bawah itu sudah bisa dikategorikan taat pada aturan,” ujarnya.

Oleh karenanya, lanjut Cak Dedi, hal semacam ini menjadi kajian komisi A bahwa Satpol PP beserta tim hunter harus lebih meningkatkan jam kerja dan operasionalnya. “Tujuannya supaya bisa mencegah kluster baru yang muncul di tempat hiburan malam di Surabaya,” papar Politisi Gerindra dari Dapil I Surabaya ini.

PPKM, kata Hadi, sebenarnya sangat efektif ketika masyarakat itu bisa mentaati. Kemudian petugas bisa melaksanakan tugas secara maksimal. 

“Yang menjadi persoalan masyarakat bawah bisa mentaati, tapi para penikmat hiburan malam ini tidak ada yang mengindahkan sama sekali. Makanya perlu ditingkatkan untuk operasi malam oleh satpol PP sampai masa berlakunya PPKM di wilayah Jatim,” pintanya.

Penindakan secara tegas untuk tempat hiburan malam dinilai layak untuk diberlakukan. Bahkan Komisi A DPRD Jatim tetap menghargai petugas untuk dilakukan secara maksimal, namun roda perekonomian harus tetap berjalan.

“Artinya protokol kesehatan sesuai dengan perda yang diterapkan kan sekitar 25 persen untuk wilayah hiburan malam. Atau mungkin maksimal 50 persen dari kapasitas yang ada. Tetapi yang terjadi sebaliknya. Bahkan Holywings Gold ini kan overlap,” pungkas Hadi. rko

Berita Terbaru

Festival Semarak Ramadhan Al-Banjari 2026 Rebutkan Piala Ketua DPRD Gresik, Ajang Syiar dan Penguatan UMKM

Festival Semarak Ramadhan Al-Banjari 2026 Rebutkan Piala Ketua DPRD Gresik, Ajang Syiar dan Penguatan UMKM

Kamis, 26 Feb 2026 18:16 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 18:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Semarak bulan suci Ramadhan 1447 H di Kabupaten Gresik tahun ini kembali terasa istimewa. DPRD Gresik menghadirkan Festival Semarak R…

Timer Traffic Light Hanya 10 Detik, Picu Kemacetan Parah di Perempatan Pasar Sidoharjo

Timer Traffic Light Hanya 10 Detik, Picu Kemacetan Parah di Perempatan Pasar Sidoharjo

Kamis, 26 Feb 2026 17:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Waktu hitung mundur (timer) lampu lalu lintas yang hanya 10 detik diduga menjadi pemicu kemacetan parah di perempatan Pasar S…

Rekom DPRD Sidoarjo, PKL CFD Pedalindo Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

Rekom DPRD Sidoarjo, PKL CFD Pedalindo Kembali ke Ponti atau Alun-Alun

Kamis, 26 Feb 2026 16:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Bulan Ramadhan penuh berkah hampir dirasakan oleh semua orang, dimana pekerja formal akan mendapat Tunjangan Hari Raya (THR),…

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

PLN dan Rumah BUMN Pacitan Gelar Bazar Kampoeng Ramadhan Libatkan UMKM Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:20 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Semarakkan bulan Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal, PLN dan Rumah BUMN P…

Kolaborasi Frank & co. dan Maudy Ayunda Bersinar di Sundance Film Festival 2026

Kolaborasi Frank & co. dan Maudy Ayunda Bersinar di Sundance Film Festival 2026

Kamis, 26 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 15:15 WIB

SurabayaPagi, Utah – Brand perhiasan Frank & co. kembali menorehkan prestasi di panggung internasional dengan mendampingi Brand Ambassador-nya, Maudy Ayunda, d…

Terjatuh dari Jembatan Setinggi 3 Meter, Kakek 64 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Terjatuh dari Jembatan Setinggi 3 Meter, Kakek 64 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 26 Feb 2026 14:58 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com , Blitar - Pengguna jembatan di atas sungai Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar dikejutkan ada motor dan penumpangnya tercebur dari jembatan…