PMI Jember Dirikan Dapur Umum Bagi Korban Banjir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Relawan PMI saat menyiapkan masakan di dapur umum yang akan dibagikan bagikan ke warga. SP/ JT
Relawan PMI saat menyiapkan masakan di dapur umum yang akan dibagikan bagikan ke warga. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Dua titik wilayah di Jember tercatat mengalami banjir yang sangat parah. Wilayah tersebut adalah Desa Wonoasri dan Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo. Akibat banjir tersebut membuat masyarakat setempat susah mendapatkan air bersih.

Melihat kondisi itu, Humas PMI Jember Ahmad Ghufron mengatakan, PMI Jember tergerak untuk mendirikan dapur umum dan membantu memenuhi keperluan warga sehari-hari. Pasalnya, sumur warga masih tercampur dengan lumpur, dan susah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Memang tidak ada kamp pengungsian, namun dampak banjir membuat sumur warga menjadi kotor bercampur lumpur, untuk melakukan pengurasan, terkendala alat dan tenaga, otomatis warga masih belum  bisa memenuhi keperluan sehari-hari, seperti memasak, sehingga malam ini kami mendirikan dapur umum di Desa Andongrejo,” ujar, Rabu (20/1/2021).

Ghufron menambahkan, pendirian dapur umum ini juga diiringi dengan pengurasan sumur milik warga. Pengurasan akan dilakukan sampai kondisi sumur steril dan bersih, sehingga bisa digunakan kembali. 

“Keberadaan dapur umum ini sampai sumur warga benar-benar bersih dan bisa digunakan lagi, mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi banjir susulan, sehingga warga bisa beraktifitas kembali,” bebernya.

Sementara itu, dari data yang diterima media ini, di dua desa tersebut sedikitnya ada 1100 jiwa yang terdampak banjir. Diantaranya di Desa Andongrejo 850 jiwa dengan rincian Dusun Krajan I 125 jiwa, Dusun Krajan II 125 jiwa dan Dusun Bandealit 600 jiwa. Sedangkan di Dusun Curah Nongko di Desa Wonoasri terdapat 250 jiwa yang terdampak banjir.

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi melanda beberapa wilayah di Jember pada Rabu pekan lalu. Akibatnya, ribuan rumah di beberapa wilayah di Jember menjadi ‘tenggelam’ dan kondisi paling parah dialami oleh warga yang tinggal di Dusun Curah Nongko Wonoasri dan Desa Andongrejo.

Banjir sempat surut pada hari Sabtu, namun hujan lebat kembali turun pada Senin sore hingga selasa malam. Sehingga banjir lebih besar kembali melanda dua desa tersebut.

“Banjir di Desa kami ini banjir kiriman dari Sungai Mayang, selain itu juga adanya kerusakan di lereng meru betiri,” ujar Hamid warga sekitar. Dsy11

 

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…