Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Sutojayan Ditutup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengumuman penutupan Puskesmas Sutojayan. SP/ DECOM
Pengumuman penutupan Puskesmas Sutojayan. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Semakin banyaknya nakes positif Covid-19 dan penuhnya ruang isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Blitar membuat Puskesmas Sutojayan harus ditutup sementara dikarenakan adanya nakes yang terpapar Covid-19. Penutupan itu untuk mencegah penyebarab klaster Covid-19 sekaligus akan dilakukan General cleaning.

Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti tidak bisa memastikan dari mana para nakes di Puskesmas itu terpapar virus Covid-19.

"Hasil tracing dan testing ada lima nakes di Puskesmas Sutojayan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Tapi mereka ini bukan yang bertugas di rumah isolasi (ruso) ya. Paparan bisa datang dari mana saja, bukan hanya karena satu lokasi dengan ruso," papar Krisna, Senin (25/1/2021).

Mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19, lanjut Krisna, justru nakes yang bertugas di layanan pasien umum. Sehingga untuk memutus rantai penularannya, satgas merekomendasikan Puskesmas Sutojayan di general cleaning selama lima hari.

"Sejak Jumat (22/1/2021) kami mulai lakukan general cleaning. Dan mulai Senin (25/1/2021) sampai Rabu (27/1/2021) layanan Puskesmas Sutojayan kami tutup dulu," terangnya.

Krisna menambahkan, sebelum Puskesmas Sutojayan ditutup, Puskesmas Nglegok sudah menutup layanan kesehatannya lebih dahulu. Karena ada 10 nakes yang terkonfirmasi positif. Kemudian, muncul kembali klaster nakes di RSU Srengat dan Ngudi Waluyo Wlingi yang merupakan rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

Tidak hanya di rumah sakit milik Pemkab Blitar, namun di rumah sakit milik Pemkot Blitar juga beberapa nakes warga kabupaten dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara penambahan okupasi ruang isolasi bagi pasien bergejala maupun tanpa gejala, seakan berbanding lurus dengan lonjakan jumlah kasus baru.

Krisna mengaku, kondisi ini memaksa setiap desa membuka kembali gedung isolasi. Kampung tangguh kembali diberdayakan untuk menampung lonjakan kasus baru yang belum juga menunjukkan tanda menurun.

"Sekarang, masyarakat harus mau diajak tertib 5M. Kalau tidak, coba lihatlah sekarang yang terjadi. Kondisi nakes, yankes sudah banyak yang kena. Mohon semua bersabar dan mematuhi prokes yang ada," pungkasnya. Dsy8

 

Berita Terbaru

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…