Gus Tamim Disambati Sulitnya Mengurus Administrasi Lembaga Non Pemerintah di Blitar

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Tamim Anggota DPRD Jatim saat reses di Kabupaten Blitar 24/11/2024.
Gus Tamim Anggota DPRD Jatim saat reses di Kabupaten Blitar 24/11/2024.

i

SURABAYAPAGI.COM, BLITAR - Kemudahan pengurusan lembaga non pemerintah menjadi bahasan penting saat reses Anggota DPRD Jatim H Ahmad Tamim di Kabupaten Blitar. Pasalnya, lembaga swasta kerap mengalami kendala kendal administrasi dalam birokrasi pemerintahan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Ahmad Tamim meminta kepada pemerintah baik Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat bisa memberikan kemudahan pelayanan publik ke masyarakat dan juga jangan ada diskriminasi dibidang apapun termasuk lembaga pendidikan swasta dan negeri.

Lebih lanjut, ia menjelaskan saat reses di Blitar ini banyak yang dikeluhkan terkait susahnya mengurus pelayanan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) ini, karena IMB ini persyaratan yang legal bagi suatu lembaga. Data yang di dapat dari 200 lembaga baru 82 yang punya IMB.  "Rata - rata mereka mengeluhkan prosedur yang tidak mudah dan biaya yang tinggi," kata politisi yang akrab disapa Gus Tamim ini saat Reses bersama Muslimat NU di Graha NU Kabupaten Blitar, Minggu 24/11/2024..

Maka itu, pihaknya berharap agar pemerintah baik Pemkab - Kota di Blitar mengubah pelayanan publik atau dasar ke masyarakat dengan online. Sehingga dengan pelayanan online tersebut bisa mempermudah dan memperpendek jarak izin pelayanan dengan cepat, akutanbel, kredibelitas, transparan, serta pelayanan menjadi murah. "Saya dilapori kalau ada 200 lebih lembaga dibawah naungan Muslimat NU Blitar, baru 7 yang sudah memiliki IMB, lainnya masih proses pengurusan," ujar Gus Tamim.

Terkait Pendidikan, ia juga meminta terkait Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) yang diberikan Pemprov Jatim kepada lembaga pendidikan swasta dan negeri harus disamakan jumlahnya. Termasuk antara BPOPP untuk Madrasah Aliyah (MA) dengan SMA. "Ini penting karena antara sekolah negeri dan sekolah swasta sama-sama melaksanakan tanggung jawab negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," kata politisi PKB ini.

Terlebih pada sekolah swasta (terutama Madasah) banyak sekali peserta didik yang berasal dari masyarakat tidak mampu. Selain soal keadilan alokasi, yang juga penting adalah jumlah/nominalnya ditingkatkan. Karena, kegagalan Pemprov Jatim menciptakan pemerataan ekonomi berakibat kepada sulitnya pihak sekolah menggali potensi partisipasi masyarakat untuk menambah pembiayaan operasional pembelajaran.

"Pemkab/Pemkot Blitar serta Pemprov Jatim wajib mengedepankan pertumbuhan ekonomi rakyat melalui revitalisasi sektor ekonomi primer seperti pertanian dan perikanan, serta menstimulus sektor-sektor padat karya seperti UMKM agar pemerataan pembangunan di Jatim dapat terwujud,”pungkas Gus Tamim yang juga KOmandan Banser Jatim ini. rko

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …