Pecatan Polisi Tipu Warga Rp 150 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat rilis kasus penipuan yang dilakukan seorang pecatan polisi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat rilis kasus penipuan yang dilakukan seorang pecatan polisi.

i

Mengaku sebagai Anggota Polisi Aktif Berpangkat AKBP dan Bertugas di Mabes Polri

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Seorang pecatan polisi harus mendekam di balik jeruji besi karena melakukan aksi penipuan dengan mengaku bisa meminjamkan uang hingga Rp 3 miliar ke Bank Dunia. Untuk lebih meyakinkan korbannya, pelaku mengaku sebagai anggota polisi aktif berpangkat AKBP dan bertugas di Mabes Polri.

Tersangka yakni Sarif Hendrawan / RMF alias SH (34). Sementara korban berinisial S, warga Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kasus tersebut bermula tatkala korban berinsial S membutuhkan pinjaman uang. Kemudian, Sarif yang berpura-pura sebagai anggota Polri aktif itu menjanjikan korban untuk membantu mencairkan pinjaman uang hingga Rp 3 miliar.

"Yang bersangkutan mantan anggota Polri, dia dipecat. Dulu di Polda Sumsel pangkatnya Briptu. Kasusnya disersi tidak pernah masuk kantor," kata Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (28/1/2021).

RMF ditangkap di kediamannya di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sedangkan baju dinas berpangkat AKBP lengkap dengan emblem dibeli di Kawasan Senen, Jakarta Pusat di toko alat-alat TNI/Polri.

Sementara, modus yang dilakukan oleh pelaku adalah dengan mengaku kalau dirinya bertugas di Mabes Polri dan dapat memberikan pinjaman dari Bank Dunia dengan persyaratan yang sangat ringan dan mudah.

Yaitu dengan cara meminjam dengan cara mengagunkan sebuah sertifikat apapun guna mencairkan pinjaman sedikitnya sebesar Rp 3 miliar.

“Jadi modusnya memang dia mengaku berdinas di Mabes Polri dan mengenal pihak bank dunia yang bisa meminjamkan uang,” tegasnya.

Awalnya, korban memang tidak memiliki sertifikat dan pelaku akhirnya menjalankan aksinya dengan menawarkan pembelian sebuah apartemen dengan cara membayar DPnya saja.

“Jadi karena dia tidak punya sertifikat maka dia bilang beli apertemen saja cukup bayar DP nanti sertifikatnya keluar dan itu bisa dijadikan agunan,” jelasnya.

Ketika itu, pelaku menawarkan sebuah apartemen di Basura City dengan harga Rp 700 juta tapi korban hanya diminta membayar DP sebesar Rp 150 juta.

Tidak lama kemudian korban akhirnya menyanggupi dengan membayar DP sebanyak dua kali dengan uang yang dibayarkan sebanyak Rp 140 juta dengan harapan ada sertifikat keluar dan pinjamannya bisa keluar sebanyak Rp 3 miliar.

“Tapi begitu uang diberikan, tersangka menghilang bahkan nomor telepon juga tidak bisa dihubungi,”ujar korban.

Akhirnya korban curiga dan mengecek kebenaran apakah tersangka benar-benar anggota Polri. Tetapi, saat di cek ternyata dia bukan anggota Polri hingga akhirnya korban melaporkan ke Polda Metro Jaya.

"Dalam waktu dua hari tim berhasil mengamankan tersangka di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara," ujar Yusri.

Polisi melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan menemukan beberapa pakaian dinas hingga senajat airsoft gun. Atas tindakannya, pelaku dijerat dengan pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman 7 tahun penjara.

Berita Terbaru

Harga Sapi di Kota Madiun Tembus Puluhan Juta per Ekor Jelang Idul Adha

Harga Sapi di Kota Madiun Tembus Puluhan Juta per Ekor Jelang Idul Adha

Senin, 25 Mei 2026 11:34 WIB

Senin, 25 Mei 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menjelang Hari Raya Idul Adha yang tinggal beberapa pekan lagi, harga sapi kurban di Kota Madiun mulai mengalami kenaikan menjelang…

Gunungan Sampah di Syahbandar Pantai Branta Picu Kawasan Kumuh Warga

Gunungan Sampah di Syahbandar Pantai Branta Picu Kawasan Kumuh Warga

Senin, 25 Mei 2026 11:33 WIB

Senin, 25 Mei 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Melihat fenomena yang membuat miris yakni tampak gunungan sampah di kawasan Syahbandar Pantai Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan,…

Di Tengah Kenaikan Dollar, Peternak Lele Optimalkan Produksi untuk MBG

Di Tengah Kenaikan Dollar, Peternak Lele Optimalkan Produksi untuk MBG

Senin, 25 Mei 2026 11:31 WIB

Senin, 25 Mei 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Di tengah kenaikan rupiah terhadap nilai dollar, sektor budidaya ikan air tawar khususnya lele di Kabupaten Jombang tetap semangat…

Pemkab Banyuwangi Alokasikan Rp2,9 M untuk Pembangunan Jembatan Sungai Lembu

Pemkab Banyuwangi Alokasikan Rp2,9 M untuk Pembangunan Jembatan Sungai Lembu

Senin, 25 Mei 2026 11:30 WIB

Senin, 25 Mei 2026 11:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menindaklanjuti Jembatan Sungai Lembu di Kecamatan Pesanggaran yang sempat ambles akibat terjangan banjir besar pada Juli 2025…

Sapi ‘Bruno’ Milik Pemuda Madiun Seberat 1,1 Ton Dibeli Presiden Prabowo

Sapi ‘Bruno’ Milik Pemuda Madiun Seberat 1,1 Ton Dibeli Presiden Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 11:29 WIB

Senin, 25 Mei 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, seekor sapi jantan berjenis simental berbadan jumbo bernama Bruno yang tampak paling mencolok di…

Percepat Layanan Pengaduan Warga, Probolinggo Luncurkan ‘Halo SAE’ Berbasis AI

Percepat Layanan Pengaduan Warga, Probolinggo Luncurkan ‘Halo SAE’ Berbasis AI

Senin, 25 Mei 2026 11:27 WIB

Senin, 25 Mei 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka mempercepat layanan pengaduan warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo resmi meluncurkan layanan pengaduan…