TMM Ubaya Gelar Kompetisi PDC Penanggulangan Bencana Alam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Delapan tim yang lolos sebagai finalis berkompetisi mempresentasikan desain produk terbaik mereka di hadapan juri serta pengunjung secara daring. Senin (01/02/2021). . SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI   
 Delapan tim yang lolos sebagai finalis berkompetisi mempresentasikan desain produk terbaik mereka di hadapan juri serta pengunjung secara daring. Senin (01/02/2021). . SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI   

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Mengingat sedang maraknya bencana alam, Program Studi Teknik Mesin dan Manufaktur Universitas Surabaya (TMM Ubaya) gelar kompetisi desain produk penanggulangan bencana alam bagi siswa SMA/SMK se-Indonesia. Tahun ini kompetisi Product Design Contest (PDC) 2021 mengangkat tema “DEFENDER : Designing Safety Equipment For Natural Disaster”. Delapan tim yang lolos sebagai finalis berkompetisi mempresentasikan desain produk terbaik mereka di hadapan juri serta pengunjung secara daring. Senin (01/02/2021). 

Kompetisi tingkat nasional yang diadakan setiap dua tahun sekali ini diikuti oleh peserta dari siswa SMA/SMK dari berbagai daerah di Indonesia. Ketua Program Studi TMM Ubaya, Arum Soesanti, S.T., M.T. dalam sambutan pembuka menyampaikan bahwa tema DEFENDER dipilih karena didasari dengan melihat kondisi Indonesia sebagai negara yang rawan bencana alam. Menurutnya, melalui kegiatan ini maka PDC bisa menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan ide kreatif dan inovasi mereka dalam merancang alat keselamatan yang dapat digunakan dalam menghadapi bencana alam di Indonesia. 

“Ini tentunya selaras dengan bidang yang akan dipelajari di Teknik Mesin dan Manufaktur Ubaya. Disini kita belajar mewujudkan sebuah produk dengan mempelajari bagaimana merancang produk, merancang proses manufaktur atau pembuatannya, serta sistem produksinya. Melalui PDC ini maka sebagai generasi muda dan penerus bangsa alangkah baiknya jika kita bisa peduli dengan membantu memecahkan permasalahan bangsa. Selamat berjuang untuk para finalis karena anda luar biasa,” ucap Arum Soesanti. 

Rangkaian PDC 2021 ditutup dengan pengumuman pemenang serta hasil penilaian dari dewan juri. Juara pertama PDC 2021 diraih oleh tim Magma dengan desain produk berjudul Aldhela (Alarm – Shield – Hanger – Umbrella) dan total nilai 502. Sedangkan juara kedua diraih oleh tim Tsunami dengan desain produk berjudul Sekoci – Anti Tsunami dan total nilai 498. Juara ketiga diraih oleh tim Tektonik dengan desain produk berjudul Jacket and Trousers Buoy dan total nilai 473. 

Disamping itu, Program Studi Teknik Mesin dan Manufaktur Ubaya juga memberikan penghargaan kepada tim dengan kategori Best Vote, Best Poster, dan Best Video. Pemenang dengan kategori Best Vote diraih oleh tim Smong dengan perolehan total nilai 721. Selanjutnya pemenang dengan kategori Best Poster diraih oleh tim Tektonik dengan perolehan total nilai 92. Sedangkan pemenang kategori Best Video dimenangkan oleh tim Magma. 

Salah satu juri dalam PDC 2021, Yuwono Budi Pratiknyo mengungkapkan perasaan senang melihat antusias generasi muda dalam mengikuti kompetisi meskipun diselenggarakan secara daring. Dirinya berharap jika nantinya konsep ide dan kreativitas peserta dapat dikembangkan lebih baik dan diwujudkan menjadi produk yang dapat digunakan masyarakat luas.

“Saya berharap melalui PDC ini nantinya apa yang mereka buat, tidak hanya berupa konsep saja tetapi bisa diwujudkan dalam produk yang sebenarnya. Sehingga nanti bisa dimanfaatkan dengan baik di masyarakat untuk kepentingan penanggulangan bencana alam,” tutup Yuwono Budi Pratiknyo. mbi

Berita Terbaru

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…