Tekan Covid-19, Pemkot Malang Tingkatkan Prokes Jadi 6M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Malang Sutiaji. SP/ JT
Wali Kota Malang Sutiaji. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota Malang sedang berupaya menekan angka penyebaran kasus Covid-19 dengan menerapkan 6M yang menyasar lingkungan permukiman warga hingga tingkat RT dan RW untuk memutus rantai penyebaran klaster Covid-19 di Kota Malang.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bahwa 6M tersebut diantaranya, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas, menjaga keteraturan makan dan imun.

"Sekarang protokol kesehatan itu bukan lagi 5M, tapi 6M. M terakhir menjaga keteraturan makan dan imun," ungkapnya, Rabu (3/2/2021).

Sutiaji kembali menambahkan, peningkatan penerapan 6M tersebut harus dijalankan oleh masyarakat lantaran ditemukannya mutasi penyebaran virus Covid-19. Mutasi virus ini disinyalir dapat menginfeksi dan bereplikasi di saluran pencernaan. Apalagi, jika tenaga dari seseorang tersebut terporsir oleh berbagai aktivitas padat, bukan tidak mungkin rentan tertular. Karena daya tahan tubuh atau imunnya menurun.

Sutiaji mengimbau, masyarakat agar tertib menerapkan pola makan yang sehat agar kondisi imunitas tubuh terjaga.

"Maka ayo jaga pola makan, hidupnya tertib, jangan begadang malam. Kalau bisa semua aktivitas pakai media jarak jauh aja, semua pakai online. Karena Covid-19 belum pudar dari kita semua. Jadi jaga diri kita, jaga keluarga kalau itu mampu maka sama halnya kita dengan jaga negara," terangnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mengevaluasi pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di beberapa wilayah Indonesia yang dinilai tak efektif menekan angka penyebaran kasus Covid-19.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus menggerakkan operasi dan edukasi masyarakat disiplin menerapkan disiplin Covid-19 di masing-masing wilayah.

"Kita itu terus ya, melalui jalur RT/RW itu. Di kelurahan itu setiap seminggu 3 kali kita melibatkan perangkat daerah setempat. Itu woro-woro (disiplin protokol kesehatan Covid-19). Jadi mohon kesadaran masyarakat," pungkasnya. Dsy9

 

Berita Terbaru

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla , tak terima pemotongan ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) dilakukan…

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Terdakwa bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, resmi bergulir di meja hijau, kemarin.Pasangan bapak dan…

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Selasa (5/5) memancing perdebatan keluhan sakit, sehingga gak bisa hadiri sidang. Usut punya…

Ade Armando, Merasa Diserang

Ade Armando, Merasa Diserang

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

SURABAYAPAGI : Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengundurkan diri dari PSI. Ade menyebut pengunduran dirinya demi kebaikan bersama."Melalui…

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pakar Sosiologi Pendidikan Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi, menilai orientasi yang hanya berfokus pada…

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin G. Hutapea menyampaikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap…