Pagar Universitas Hang Tuah Ambles Terdampak Cuaca Ekstrem

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pagar  Universitas Hang Tuah yang ambles terdampak cuaca ekstrem. SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI   
Pagar  Universitas Hang Tuah yang ambles terdampak cuaca ekstrem. SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI   

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Sulit disangka, dampak cuaca ekstrem ternyata tak segan menyerang Kota Surabaya. Kini Universitas Hang Tuah harus menanggung akibat tersebut yang juga dikarenakan penggalian sungai di sekitarnya. Rabu (03/02/2021).

Akhir-akhir ini, kondisi cuaca memang sedang tidak menentu. Seringkali masyarakat Kota Metropolitan seperti Surabaya harus merasakan kagetnya cuaca ekstrem di sekitarnya. 

Curah hujan yang deras disertai angin kencang dan petir nyatanya tak bisa dianggap remeh. Siapa sangka, amblesnya pagar dari salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Surabaya, yakni Universitas Hang Tuah menjadi saksi akan cuaca ekstrem ini. 

Menurut pengakuan Syahrul, "Mungkin kurang lebih dua minggu mas itu amblesnya," ujar warga Desa Keputih itu. 

Jika dilihat, tak hanya pagar dari Universitas Hang Tuah saja yang hancur. Namun, beberapa pagar di deretan Jl. Arief Rahman Hakim, Kel. Keputih, Kec. Sukolilo, Surabaya juga ambles menyatu dengan sungai.

Syahrul menjelaskan, "Waktu itu sering terjadi hujan angin. Pas juga ada galian sungai di depan pagar. Jadi langsung ambles," terang Pria berusia 28 tahun itu.

Hingga kini, pagar Universitas Hang Tuah belum juga diperbaiki. Sama hal nya dengan beberapa pagar yang juga ambles di sekitarnya. mbi

Berita Terbaru

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…