236 Nakes di Lamongan Batal Divaksin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas nakes saat disuntik vaksin covid-19. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Petugas nakes saat disuntik vaksin covid-19. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Ada 236 tenaga kesehatan (Nakes) yang batal di vaksin, dan 208 tunda vaksin karena tidak memenuhi unsur kualifikasi diantaranya alasan banyak komorbid punya penyakit bawaan, dan tidak wajib vaksin karena lansia.

Selain batal di vaksin, nakes di Lamongan juga ada yang harus tunda vaksin. "Ada yang batal dan ada yang tunda vaksin. Kalau tunda vaksin rata-rata punya komorbid punya penyakit bawaan," kata dr Taufiq Hidayat Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Rabu (3/2/2021).

Sedangkan yang batal vaksin kata Taufiq, disebabkan karena terbentur umur, dan tidak sedikit juga karena faktor punya riwayat penyakit bawaan. "Yang batal vaksin mayoritas karena umur tidak memenuhi karena lansia, meski ada juga karena disebabkan adanya penyakit bawaan," jelasnya.

Sementara itu, hingga saat ini vaksin terhadap tenaga kesehatan di Lamongan sudah mencapai 70 persen, atau separuh lebih jumlah tenaga kesehatan Lamongan telah disuntik vaksin sinovac pada tahap pertama ini. 

Dinas kesehatan Lamongan bahkan menargetkan akan tuntas dalam minggu ini. "Dari 5.450 nakes yang sudah terdaftar, sebanyak 3.832 nakes yang sudah divaksin covid-19," jelasnya.

Vaksin sendiri lanjut Taufiq dilakukan di 45 fasilitas layanan kesehatan yang tersebar di seluruh Lamongan. "Yang sudah disuntik vaksin sebanyak  3.832 orang," kata Taufik yang juga Koordinator Bidang Preventif dan Promotif Satgas COVID-19 Lamongan.

Taufik yang juga Koordinator Bidang Preventif dan Promotif Satgas COVID-19 Lamongan bahwa vaksinasi tahap pertama ini akan berlangsung paling lama 1 minggu. 

"Dari jumlah yang ditetapkan untuk Lamongan, 2.500 orang masuk kelompok usia 31 - 45 tahun. Sisanya kelompok usia 18 - 30 tahun dan yang jumlahnya paling sedikit adalah kelompok usia 46 - 59 tahun," terangnya. 

Ia bersyukur, sejauh ini tidak  ada laporan keluhan setelah para nakes di vaksin. Ada juga nakes yang tidak boleh divaksin meski semula sudah masuk dalam daftar penerima vaksin, karena setelah tiga kali screening tidak memenuhi syarat. jir

Berita Terbaru

'Police Goes To School' Terus Digalakan Polres Blitar Bertema Hindari Kekerasan Bullying

'Police Goes To School' Terus Digalakan Polres Blitar Bertema Hindari Kekerasan Bullying

Senin, 28 Sep 2026 16:05 WIB

Senin, 28 Sep 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setiap hari Senin Polisi Masuk Sekolah "Police Goes To School, dalam Kegiatan mengikuti Upacara Bendera di setiap sekolah, baik di…

HUT Ke-81, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kualitas Layanan Transportasi Aman dan Nyaman

HUT Ke-81, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kualitas Layanan Transportasi Aman dan Nyaman

Senin, 28 Sep 2026 16:00 WIB

Senin, 28 Sep 2026 16:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tepat peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 pada Senen 28 September 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun terus …

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral kondisi kucing donasi yang lemas dan tampak tidur terus kini menjadi sorotan. Menindaklanjuti kejadian…

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam memperkuat karakter kemanusiaan generasi muda sejak dini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah…

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai tahun depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyamakan pakaian batik dan olahraga untuk siswa SD dan SMP negeri.…

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam menangani permasalahan sampah daerah, Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat menyoroti bagaimana budaya masyarakat di…