Dukung PPKM, Ruas Jalan Mayjend Sungkono Bakal Ditutup Tiap Akhir Pekan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jalan Mayjend Sungkono SP/Jawapos
Jalan Mayjend Sungkono SP/Jawapos

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Jalan Mayjen Sungkono pada Jumat dan Sabtu besok akan ditutup Polrestabes Surabaya. Penutupan tersebut sebagai upaya mendukung pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan menyebah penyebaran Covid-19. Penutupan Jalan Mayjen Sungkono ini menyusul dua ruas jalan sebelumnya, yakni Jalan Tunjungan dan Darmo.

AKBP Teddy Chandra, Kasatlantas Polrestabes Surabaya, mengatakan jika penutupan jalan ditujukan agar warga tidak memadati titik tersebut. Sehingga angka penyebaran Covid-19 bisa menurun.

”Betul, Jalan Mayjen Sungkono akan ditutup. Nanti untuk ruas Jalan Mayjen Sungkono, itu diberlakukan juga sebagai kawasan physical distancing,” kata Teddy, Rabu (3/2/2021).

Teddy menjelaskan jika akan dimulai pada pukul 22.00 WIB hingga Sabtu pukul 08.00 WIB. Hal serupa pernah diupayakan Pemkot Surabaya di Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo pada 22 hingga 23 Januari lalu, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan PPKM.

”Penutupan Jalan Mayjen Sungkono, dimulai depan KPU Kota Surabaya hingga Bundaran Satelit. Dua jalur atau sekitar tiga kilometer. Ditutup weekend pada malam hari,” jelas Teddy.

Menurut Teddy, nantinya penutupan ruas Jalan Mayjen Sungkono ini hanya akan dilakukan di tiap akhir pekan tidak sama dengan penerapan di Jalan Tunjungan dan Darmo.

“Kalau Jalan tunjungan sama Darmo, itu setiap hari, selama PPKM, weekday kami mulai jam 10 malam, sampai jam 8 pagi. Tapi kalau Mayjend, hanya malam Sabtu dan malam Minggu, sampai besok paginya,” ucapnya.

 Meski begitu, Kasatlantas Polrestabes Surabaya, belum tahu apakah nantinya Jalan Mayjend Sungkono akan bernasib serupa dengan Tunjungan dan Darmo.

”Penutupan Jalan Mayjen Sungkono, dimulai depan KPU Kota Surabaya hingga Bundaran Satelit. Dua jalur atau sekitar tiga kilometer. Ditutup weekend pada malam hari,” urai Teddy. Arb4

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…