Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses evakuasi gabungan, nenek di Blitar yang jatuh dan ditemukan tewas dalam saptic tank. SP/ Lestariono
Proses evakuasi gabungan, nenek di Blitar yang jatuh dan ditemukan tewas dalam saptic tank. SP/ Lestariono

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam  Septtictank di belakang rumahnya di temukan pukul 23.00, setelah pihak keluarganya mencari nya sejak pukul 11.00 siang, kejadian pada Kamis 20 Maret pukul 11.00 saat  korban mencari daun pisang di seputaran rumahnya, karena hampir satu jam korban belum pulang, Wagiran suami korban  mencari, karena hmpir dua jam tidak di temukan, akhirnya di bantu tetangga dan kerabatnya mencari sampai pukul.18.00 juga tidak di temukan keberadaan korban langsung melapor ke Polsek Gandusari dan DAMKAR Kab.Blitar.

Menurut keterangan Kasi Pemadaman dan Pertolongan Damkar Kabupaten Blitar Tedy Prasojo, membenarkan pihaknya melakukan pencarian korban setelah menerima telpun atas kejadian orang terjebur di Septtictank.

"Kami menerima laporan langsung menuju sasaran, dan menurut keterangan suami korban, dalam pencarian korban bersama warga hampir 5 jam tidak ketemu, saat jelang Buka puasa, warga berhenti mencari, dan waktu itu juga suami korban melihat penutup Septictank ambrol, di situlah suami korban melihat ke dalam Septtictank melihat jasad korban." Karta Tedy pada Surabaya Pagi semalam.

Dalam evakuasi korban bersama instansi terkait, pihak Damkar sangat berhati hati, karena tanahnya lembab rawan longsor karena setiap hari di guyur hujan.

Tedy Prasojo, mengatakan evakuasi dilakukan dengan hati-hati karena ruang sempit dan berisiko.
“Kami harus memastikan keselamatan petugas saat proses pengangkatan korban,” ujarnya.

Dan akhirnya korban  berhasil dievakuasi sekitar pukul 23.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia, hasil pemeriksaan medis menunjukkan luka robek di kepala akibat benturan, tanpa tanda kekerasan.

"Korban diduga terjatuh setelah penutup septic tank ambrol, dipicu konstruksi tanpa besi penguat serta kondisi tanah yang basah/lembab, untuk pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak autopsi." Pungkas Tedy.Les

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…