14 Bangli di Simo Gunung Dirobohkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya melakukan penertiban bangunan liar di kawasan Simogunung, Selasa (9/2/2021).  Bangunan liar tersebut terdiri dari 14 rumah dan berdiri di atas saluran air.  SP/Julian
Pemkot Surabaya melakukan penertiban bangunan liar di kawasan Simogunung, Selasa (9/2/2021).  Bangunan liar tersebut terdiri dari 14 rumah dan berdiri di atas saluran air. SP/Julian

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bangunan liar (bangli) yang berdiri di atas saluran air di Jalan Simo Gunung terpaksa ditertibkan lantaran peruntukkannya tidak tepat dan mengganggu sterilisasi kawasan yang rawan banjir tersebut. “Ada 14 bangunan, baik itu berupa PKL, bangli maupun beberapa rumah warga yang terlalu menjorok kita tertibkan,” tutur Camat Sukomanunggal Lakoli, Selasa (9/2/2021).

Sebelum dibongkar, sosialisasi sudah disampaikan kepada para pedagang yang berjualan di lokasi tersebut. Sehingga saat hari eksekusi tiba hanya tinggal merobohkan pondasi bangunannya.

“Kita tidak menganggap mereka ini pedagang liar, tetap kedepankan pesan persuasif sebelumnya, kita memanusiakan mereka dan itu nampak dari mereka mau membongkar sendiri dagangannya,” beber Lakoli.

Begitu pun warga yang rumahnya terlalu menjorok juga kooperatif dan menyadari, sehingga tidak ada gelombang protes yang diterimanya. Bahkan warga turut mendukung upaya yang dilakukan oleh Camat Sukomanunggal tersebut.

“Ya kita senang dengan dilakukan pembongkaran ini, karena pedagang itu juga tidak ada kontribusi bagi warga kampung sekitar, mereka enak-enak cari uang kita yang kebanjiran,” ujar Ponidi, warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi.

Bangli ini yang diratakan semula difungsikan oleh warga luar untuk berjualan soto ayam, mie ayam, konter pulsa, es campur, dan warung kopi. Mereka bahkan sudah berjualan lebih dari 30 tahun.

Rencananya, lanjut Lakoli, space kosong yang ditinggalkan akan dikembalikan sesuai dengan fungsinya.

“Nanti kita akan normalisasi dulu saluran airnya, kemudian lahan tersebut akan dimaksimalkan untuk jalan, harapannya agar dapat mengurangi macet dan banjir serta estetika lingkungan menjadi bagus,” tutup Lakoli.

Dari pantauan Surabaya Pagi, tidak ada kendala yang dihadapi oleh satuan tugas baik DKRTH maupun DPUBMP Kota Surabaya. Adapun sisa bongkahan bangunan akan dilimpahkan ke TPU (tempat pemakaman umum) terdekat guna pengurukan, salah satunya TPU Jaya Tinggi.

Bahkan, saat perataan bangli oleh alat berat bego, tidak ada perlawanan dari beberapa warga yang bangunannya digusur. “Yah kita sudah nurut. Sudah lama kita disosialisasikan. Jadi kita juga sudah siap dengan tempat baru,” kata penjual es campur yang melihat bangunannya diratakan dengan tanah. fm/cr2/rmc

Berita Terbaru

Dari Usulan 612, DPS Konferensi PWI Jatim Ditetapkan 362 Anggota

Dari Usulan 612, DPS Konferensi PWI Jatim Ditetapkan 362 Anggota

Rabu, 30 Sep 2026 22:30 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:30 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sebanyak 362 anggota PWI Jawa Timur ditetapkan PWI Pusat sebagai daftar pemilih sementara (DPS) yang memiliki hak memilih Ketua d…

Kementerian Transmigrasi Tawarkan Pesantren Kelola Lahan 3,1 Juta Hektare

Kementerian Transmigrasi Tawarkan Pesantren Kelola Lahan 3,1 Juta Hektare

Rabu, 30 Sep 2026 22:07 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kementerian Transmigrasi membuka peluang luas bagi pesantren dan jaringan alumninya untuk ikut mengelola potensi ekonomi di k…

Pemutihan Pajak Jatim Tahap II Dimulai, Sasar Buruh hingga Pengemudi Ojol

Pemutihan Pajak Jatim Tahap II Dimulai, Sasar Buruh hingga Pengemudi Ojol

Rabu, 30 Sep 2026 21:27 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 21:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memberikan pembebasan dan keringanan pajak daerah melalui program tahap II yang berlangsung 1 O…

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

‎SURABAYAPAGI, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sita tiga unit ponsel usai melakukan penggeledahan selama sekitar lima jam di Kantor Din…

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru bernama Biro Pengelolaan BUMD dan BLUD dituntut tidak cuma berkutat pada urusan rutinitas…

Sidang Kasus Penganiayaan Pasar Buah, Terungkap Korban di Atas Tubuh Terdakwa Saat Saksi Tiba

Sidang Kasus Penganiayaan Pasar Buah, Terungkap Korban di Atas Tubuh Terdakwa Saat Saksi Tiba

Rabu, 30 Sep 2026 17:52 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 17:52 WIB

SurabayaPagi, Pagi, - Sidang perkara penganiayaan di Pasar Buah Tanjungsari masuk babak baru di Pengadilan Negeri Surabaya 29 September 2026. Dua saksi,…