Ratusan Nakes di Magetan Gagal Disutik Vaksin Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Saat proses vaksinasi di Puskesmas Candirejo, Magetan. SP/ BJ
Saat proses vaksinasi di Puskesmas Candirejo, Magetan. SP/ BJ

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebanyak 309 tenaga kesehatan di Kabupaten Magetan gagal mendapat suntikan vaksin Covid-19 karena berbagai alasan, salah satunya adalah penyakit bawaan. Meski gagal ikuti vaksinasi mereka tetap akan dilakukan penjadwalan ulang pemberian vaksin,

Kasi Surveilens dan imunisasi, Bidang Pencegahan penyakit (P2), Dinkes Magetan, Suwantiyo mengatakan, alasan ratusan tenaga kesehatan tersebut batal divaksin di antaranya karena ibu hamil, penyintas atau pernah terpapar Covid-19 dan sebagainya.

“Kemudian misalnya dia punya penyakit jantung, terus auto imun. Itu kan gagal dapat vaksin,” ujarnya, Minggu, (14/2/2021).

Penyuntikan vaksin sendiri dilakukan dalam dua tahap. Untuk dosis pertama disuntikan mulai 28 Januari lalu. Tercatat ada 2.792 tenaga kesehatan yang diberikan vaksin produksi Sinovac tersebut.

“Untuk tahap kedua atau dosis kedua mulai disuntikan pada Senin 15 Februari besok,” jelas Suwantiyo.

Sesuai petunjuk Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur ibu hamil dan menyusui, tekanan darah tinggi boleh di vaksin, nakes yang pernah terpapar Covid-19 juga boleh divaksin.

“Namun kami masih terkendala sistem, data nakes yang sebelumnya tidak disarankan untuk divaksin belum dapat dibuka, masih menunggu pembukaan blokir sistem,” paparnya.

Jika sistem data sudah terbuka dan dapat diakses, maka vaksinasi terhadap 309 nakes tersebut akan dilaksanakan mengikuti vaksinasi tahap dua di Kabupaten Magetan, Senin (15/2/2021). Dsy11

 

Berita Terbaru

Hadapi Laporan Krisis Laporan Psikologis, Pemkot Surabaya Bekali ‘Call Taker’

Hadapi Laporan Krisis Laporan Psikologis, Pemkot Surabaya Bekali ‘Call Taker’

Rabu, 16 Sep 2026 13:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam menghadapi laporan krisis psikologis supaya bisa ditindaklanjuti sesuai kebutuhan, Pemerintah Kota (Pemkot)…

SIMPATUH BOSP Perkuat Tata Kelola Dana Pendidikan di Tulungagung

SIMPATUH BOSP Perkuat Tata Kelola Dana Pendidikan di Tulungagung

Rabu, 16 Sep 2026 13:31 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pendidikan terus mendorong terwujudnya tata kelola anggaran pendidikan yang…

Pameran Tunggal Lukisan SBY Dihadiri Khofifah-Emil Dardak, Rekam Rindu Ani Yudhoyono

Pameran Tunggal Lukisan SBY Dihadiri Khofifah-Emil Dardak, Rekam Rindu Ani Yudhoyono

Rabu, 16 Sep 2026 13:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 13:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Pameran tunggal lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Surabaya dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar P…

Jelang Pilkades Serentak, Polsek Gandusari Blitar Ancang-ancang Persiapan Pengamanan

Jelang Pilkades Serentak, Polsek Gandusari Blitar Ancang-ancang Persiapan Pengamanan

Rabu, 16 Sep 2026 12:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Dekatnya Pilkades serentak di Wilayah Kabupaten Blitar, jajaran Polres Blitar terus melakukan berbagai upaya kesiapan pengamanan…

Gus Fawait Masuk Bursa Pilgub Jatim, Pengamat: Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Gus Fawait Masuk Bursa Pilgub Jatim, Pengamat: Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Rabu, 16 Sep 2026 12:24 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Nama Bupati Jember Muhammad Fawait mulai masuk dalam radar percaturan politik Jawa Timur. Wacana mendorong Gus Fawait maju dalam…

Pemkot Surabaya Bakal Pasang Sensor Monitoring Sesar, Antisipasi Risiko Gempa

Pemkot Surabaya Bakal Pasang Sensor Monitoring Sesar, Antisipasi Risiko Gempa

Rabu, 16 Sep 2026 11:47 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti bagian dari upaya memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa, Pemerintah Kota (Pemkot)…