Menengok Kondisi Kampung Ilmu Jalan Semarang di Tengah Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Kondisi kios-kios di Kampung Ilmu semasa pandemi (SP).
Caption: Kondisi kios-kios di Kampung Ilmu semasa pandemi (SP).

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Kampung ilmu di Jalan Semarang menjadi salah satu tempat alternatif bagi penggemar buku. Pasalnya di Kampung Ilmu ini ada banyak kios yang menjual beragam jenis buku. Pandemi Covid-19 ini jelas berpengaruh terhadap para penjual buku di Kampung Ilmu ini.

Jam buka Kampung Ilmu ini mengikuti ketetapan dari Pemkot Surabaya mengenai pembatasan sosial, yaitu buka pukul 08.00 hingga 21.00. Hari Minggu (14/2/2021) ini terlihat cukup sepi, Ade (35), Pemilik Kedai Komik, mengungkapkan jika pengunjung sangat menurun, biasanya saat sebelum pademi akhir pekan pengunjung bisa memenuhi hampir disetiap stand buku.  Ia menjelaskan penjualan buku di kedainya menurun dari jumlah yang biasanya.

“Dulu sebelum adanya pandemi ini sehari bisa 20 sampai 30 buku, sekarang dari penjualan offline saja buku kami yang terjual sekitar 5 sampai 10 buku saja,” ungkapnya, Minggu (14/2/2021).

Sembari menata komik dan melayani pelanggan, Ade menuturkan hampir 90 persen pedagang buku disini selama pandemi mengandalkan penjualan melalui online. Akan tetapi untuk dirinya sendiri penjualan secara online tidak berpengaruh banyak. Ia mengatakan jika kebanyakan orang diluar bisa mengakses bacaan lewat internet.

“Kalo disini buku sekolah sudah tidak ada yang pernah cari lagi. Untuk pendapatan sendiri memang banyak sekali penurunannya, ambil contoh saja misal biasanya dapat 100 ribu sehari sekarang hanya 30 ribu saja, bahkan turunnya lebih dari 50 persen,” ucapnya.

Kampung Ilmu ini adalah tempat yang diinisiasi Pemkot Surabaya untuk menampung para penjual buku yang dulunya berjualan di sepanjang emperan Jalan Semarang. Setidaknya saat ini ada lebih dari 15 kios yang ada di Kampung Ilmu. Penjualan buku dengan metode online ini diambil para pedagang karena adanya pembatasan sosial yang diterapkan oleh pemerintah. Menurut data BPS, dalam kurun waktu April 2020 - Juni 2020 (masa pandemi) mencatat rata-rata peningkatan peningkatan produk yang terjual di marketplace (online) 20�ri bulan sebelum adanya Covid-19.

Sepinya pengunjung juga meresahkan Sofiyudin (38), Pemilik Toko Sofiyudin Pustaka. Menurutnya banyak orang yang takut datang kesini karena mengira bakal ramai dan berdesakan. Ia mengungkapkan sebenarnya banyak pelanggannya yang ingin datang langsung untuk mencari buku akan tetapi ketakutan juga kebijakan pembatasan sosial membuat niat datang ke kios tersebut diurungkan.

“Kebanyakan larinya sendiri ke online, untungnya para langganan ini nyimpen nomer saya dan menghubungi lewat WA kalau mau menanyakan seputar buku, terus nanti saya foto,” kata Sofiyudin saat ditemui di kios miliknya, Minggu (14/2/2021).

Pemilik Toko Sofiyudin Pustaka ini menjelaskan penjualan offline sendiri terbilang sangat sepi, apalagi posisi kiosnya sendiri berada di daerah belakang dan terhalang oleh parkiran mobil membuat kunjungan pelanggan-pun menjadi minim.

“Maka dari itu penjualan saya tekankan di online. Saya sendiri sudah berjualan buku di toko online sendiri sudah dari sebelum pandemi. Buku yang terjual ya tentang religi, sejarah, dan yang paling laris di masa pandemi ini buku anak-anak,” jelasnya.

Sofiyudin menuturkan jika kebutuhan buku ini memang berkurang semasa Covid-19 melanda. Menurutnya kebanyakan orang-orang lebih memprioritaskan pengeluaran untuk membeli makanan, cemilan juga sembako. Penurunan penghasilan juga sangat dirasakan olehnya.

“Dulu masa-masa sebelum pandemi dari borongan, dalam sebulan, saya bisa dapat sekitar empat hingga lima juta, sekarang sudah berkurang sangat-sangat banyak,” pungkas Sofiyudin.arb

Berita Terbaru

Megawati Saksikan 30 Tahun Kudatuli Secara Daring

Megawati Saksikan 30 Tahun Kudatuli Secara Daring

Selasa, 28 Jul 2026 03:19 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 03:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menyaksikan jalannya memperingati 30 tahun peristiwa Kerusuhan 27 Juli atau Kudatuli,…

Febrie Adriansyah, Mulai Dikunjungi Keluarga

Febrie Adriansyah, Mulai Dikunjungi Keluarga

Selasa, 28 Jul 2026 03:16 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 03:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – BEKAS Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Senin (27/7) mulai dikunjungi keluarga dan k…

Pengembangan Realme UI Beralih ke ColorOS

Pengembangan Realme UI Beralih ke ColorOS

Selasa, 28 Jul 2026 03:10 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 03:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perusahaan dipastikan akan menghentikan pengembangan Realme UI dan beralih sepenuhnya ke ColorOS, antarmuka yang selama ini d…

Afrika, Ekonominya Terkoyak El Nino

Afrika, Ekonominya Terkoyak El Nino

Selasa, 28 Jul 2026 03:07 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 03:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Direktur Perubahan Iklim dan Pertumbuhan Hijau Bank Pembangunan Afrika (African Development Bank/AfDB), Anthony Nyong m…

Ticket Ludes Terjual, Pendaftaran Early Bird PLN Electric Run 2026 Dibuka Besok

Ticket Ludes Terjual, Pendaftaran Early Bird PLN Electric Run 2026 Dibuka Besok

Senin, 27 Jul 2026 22:25 WIB

Senin, 27 Jul 2026 22:25 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Antusiasme masyarakat terhadap ajang PLN Electric Run 2026 terus meningkat. Seluruh kuota Special Ticket yang disediakan PT PLN…

Mitchell Baker, 2-0

Mitchell Baker, 2-0

Senin, 27 Jul 2026 21:15 WIB

Senin, 27 Jul 2026 21:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Timnas Indonesia unggul 2-0 atas Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin pukul 21.00…