Penumpang Kapal Fery di Pelabuhan Ujung Naik 35 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Aktivitas penumpang di pelabuhan Ujung Surabaya, Selasa (16/02/2021). SP/Sem
Caption: Aktivitas penumpang di pelabuhan Ujung Surabaya, Selasa (16/02/2021). SP/Sem

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Aktivitas penumpang kapal fery dengan tujuan Pelabuhan Ujung Surabaya dan Pelabuhan Kamal Madura perlahan menunjukan kenaikan.

Petugas pemeriksaan tiket Pelabuhan Ujung, Agus Wiryawan menjelaskan, memasuki satu minggu terakhir peningkatan penumpang berada di kisaran 35 hingga 40 persen.

"Memang belum sampai 50 persen, tapi sejauh ini mulai membaik," kata Agus Wiryawan saat ditemui di Pelabuhan Ujung Surabaya, Selasa (16/02/2021).

Jumlah penumpang kemarin kata Agus, sebanyak 60 orang dan untuk kendaraan sebanyak 40 kendaraan baik roda dua maupun roda 4.

Angka ini lanjutnya, lebih tinggi bila dibandingkan dengan jumlah penumpang pada bulan Januari yang hanya mencapai maksimal 40 orang.

"Siang ini malah sudah ada 35 orang yang berangkat. Dan tadi jam 10 itu ada 7 (kendaraan) roda empat  dan 4 (kendaraan)  roda 2," katanya sembari mengecek manifest perjalanan kapal.

Untuk saat ini, kapal yang beroperasi di pelabuhan Ujung Surabaya adalah KMP Jokotole dan KMP Gajah Mada milik PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Sementara itu, secara terpisah Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Surabaya Eva Mardiany mengaku peningkatan penumpang tersebut mulai terjadi pasca pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid 2 yang berakhir pada 8 Februari lalu.

"Memang setelah PPKM berakhir itu mulai membaik," kata Eva Mardiany

Mengingat ada peningkatan, pihak ASDP Surabaya terus memperketat protokol kesehatan bagi para penumpang yang akan berangkat. Pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker hingga jarak antar penumpang di kapal pun menjadi perhatian dari ASDP.

"Kami selalu memperhatikan protokol kesehatan, khususnya saat di atas kapal. Karena biasanya saat di kapal ada saja penumpang yang abai dan melepas masker," katanya

Selama ini kata Eva, pihaknya melayani melayani penumpang yang tinggal di Madura namun bekerja di Surabaya, atau yang tinggal di Surabaya tetapi bekerjanya di Madura. 

Terkait layanan jam operasi, ASDP beroperasi secara normal yakni mulai pukul 06:00 WIB hingga pukul 19:00 WIB.

"Kalau ada aturan baru yang ditetapkan kami akan mengikuti aturan (operasional) baru itu," aku Eva.sem

 

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…