Harga Cabai di Surabaya Capai Rp 115 Ribu per Kilogram

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pedagang Cabai di Pasar Keputran Surabaya. SP/AHMAD REZA
Pedagang Cabai di Pasar Keputran Surabaya. SP/AHMAD REZA

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Terpantau sejak awal tahun 2021 ini terjadi kenaikan harga untuk beberapa bahan pangan, diantaranya yaitu cabai. Sejak Januari hingga Maret ini harga cabai berangsur-angsur naik.

Hal senada diungkapkan oleh Rahmawati salah satu pedagang di Pasar Keputran Surabaya. Sembari menata cabai rawit dan cabai merah di tempat dagangannya ia mengatakan jika memang telah terjadi kenaikan cukup drastis khususnya pada bulan Februari lalu. Walau begitu menurutnya kenaikan ini masih rancu karena kadang harga bisa turun dan naik dalam waktu sehari.

“Untuk harga sendiri gak tentu mas, ini aja mulai bulan kemarin harganya naik cukup mahal. Ini aja lombok besar bisa sampai harga Rp. 45.000,- per kilonya terus untuk cabe rawit bisa Rp 100 an ribu keatas bisa Rp 110 sampe Rp 115 ribu per kilonya,” ujarnya saat ditemui di lapak dagangannya, Selasa (9/3/2021).

Diiringi suara riuh orang lalu lalang membawa tumpukan sayur, Rahma melanjutkan jika naiknya harga cabai ini mengakibatkan terjadinya penurunan penjualannya. Ia mengatakan jika memang ada sedikit persaingan harga di pasar walau selisihnya sekitar seribu hingga dua ribu rupiah.

“Pembeli saat harga naik ini jelas turun cukup banyak mas, jadi ya bagaimana lagi,” ungkapnya.

Data dari Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Jatim menyebutkan jika penyebab mahalnya harga cabai rawit di pasaran akibat rendahnya pasokan dari petani, walaupun saat itu permintaan masih tinggi. Pada Desember 2020 saja misalnya, pasokan cabe turun karena 30 persen petani tidak mau menanamnya. Petani rugi dan kehabisan modal akibat produksinya tidak terserap pasar.

Selain itu menurut Nur, pedagang cabai di Pasar Keputran, mengatakan jika harga cabai naik ini juga karena cuaca dan panen yang terlambat.

“Dari cuaca yang hujan terus mas terus bikin panennya terlambat jadinya jumlah cabai nya sedikit kemudian harganya jadi naik,” kata Nur, Selasa  (9/3/2021).

Memang yang menjadi sorotan naiknya harga ini ada pada jenis cabai rawit. Pedagang cabai ini juga menuturkan jika untuk cabai jenis lainnya seperti cabai merah besar serta cabai hijau juga naik tapi tidak setinggi dari cabai rawit.

“Kalau disini lombok merah ini kadang Rp.28.000, kadang bisa juga Rp.30.000 per kilonya. Terus buat yang rawit bisa bisa Rp.95.000 buat yang kualitasnya biasa kalo yang bagus bisa sampai ratusan kemarin malam sempat Rp.110.000, per kilonya malah,” tukasnya. Arb

Berita Terbaru

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Putusan Komisi Informasi (KI) Jawa Timur atas sengketa tata ruang Graha Famili bukan sekadar perkara dokumen. Di balik gugatan…

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran jumbo berkisar Rp 80 hingga Rp 90 miliar untuk proyek perbaikan…

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …