Plengsengan Tebing Setinggi 12 Meter Rusak Rumah Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu rumah warga yang rumahnya jebol karena longsoran di Tulungagung. SP/ BPBD Tulungagung
Salah satu rumah warga yang rumahnya jebol karena longsoran di Tulungagung. SP/ BPBD Tulungagung

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Hujan deras selama 3 jam di Tulungagung mengakibatkan plengsengan tebing setinggi 12 meter dengan panjang 17 meter longsor. Akibatnya dinding rumah salah satu warga rusak hingga jebol dan retak-retak.

Menurut Jait Susanto (35), salah satu warga yang rumahnya rusak di Dusun Gading, Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung mengatakan, kejadian itu berlangsung setelah wilayah Desa Samar diguyur hujan deras selama lebih dua jam.

"Dampaknya, ruang keluarga dan dapur rumah kami jebol, kemudian di bagian atas juga ada retakan. Untuk sementara kami mengungsi ke rumah orang tua di sebelah ini," katanya, Senin (15/3/2021).

Menurutnya sebelum longsor terjadi, tidak ada tanda-tanda akan terjadi bencana alam tersebut. Kondisi plengsengan milik tetangganya Eko Suyanto tidak ada yang retak parah. Namun tak disangka, intensitas curah hujan yang tinggi memicu struktur tebing dan plengsengan menjadi labil, hingga terjadi longsor.

"Ada retakan tapi kecil, kami tidak menyangka akan seperti ini," ujarnya.

Beruntung peristiwa longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Seluruh penghuni rumah Jait dalam kondisi selamat.

"Saat kejadian itu saya dan istri sedang di kandang sapi, sedangkan di dalam rumah ada anak saya. Tapi Alhamdulillah berhasil menyelamatkan diri," jelas Jait.

Beberapa rumah warga yang terdapat lainnya yaitu, rumah milik Eko Suyanto juga ikut terancam. Sebab tepat berada di bibir tebing yang longsor. Saat ini puluhan warga bersama instansi kebencanaan di Tulungagung bergotong-royong membersihkan material longsor, yang menimpa rumah Jait.

Sementara Kepala Dusun Gading, Desa Samar, Didik Yudo Negoro, mengatakan sebelum longsor, wilayahnya terjadi hujan deras selama lebih dari tiga jam.

"Selain hujan, ada saluran air yang dari atas (tebing) posisinya kurang tepat," kata Didik.

Kondisi itu memicu penggerusan pada struktur tanah dan plengsengan, sehingga menjadi labil dan ambrol. Dikatakan selain rumah dua rumah warga, longsor tersebut juga mengancam kandang sapi. Dsy10

 

Berita Terbaru

Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen

Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 13:00 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Terserang virus gemini membuat sejumlah petani cabai rawit di Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun merugi lantaran…

Harga Pisang Raja di Magetan Naik Imbas Permintaan Tinggi saat Peringatan Maulid Nabi

Harga Pisang Raja di Magetan Naik Imbas Permintaan Tinggi saat Peringatan Maulid Nabi

Rabu, 26 Agu 2026 12:32 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW di berbagai wilayah Kabupaten Magetan, berimbas pada meningkatkan permintaan pisang. Kondisi itu…

Atasi Macet dan Genangan, Pemkot Tata Aktivitas Perdagangan di Jalan Pucang Anom Surabaya

Atasi Macet dan Genangan, Pemkot Tata Aktivitas Perdagangan di Jalan Pucang Anom Surabaya

Rabu, 26 Agu 2026 12:25 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mengurai kemacetan dan mengatasi genangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menata aktivitas perdagangan di kawasan Jalan…

Hadapi Musim Hujan, Pemkot Surabaya Target Saluran Air dan Rumah Pompa Rampung November

Hadapi Musim Hujan, Pemkot Surabaya Target Saluran Air dan Rumah Pompa Rampung November

Rabu, 26 Agu 2026 12:18 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam menghadapi musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga…

Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

Rabu, 26 Agu 2026 12:15 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat memastikan pembuangan limbah Bahan Berbahaya Beracun…

DPRD Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan APBD Sumenep 2026 Sebesar Rp2,61 Triliun

DPRD Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan APBD Sumenep 2026 Sebesar Rp2,61 Triliun

Rabu, 26 Agu 2026 12:14 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:14 WIB

SUMENEP, Surabayapagi.com – DPRD Kabupaten Sumenep akhirnya mengesahkan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2…