Wali Kota Surabaya Ingin Kelurahan Jadi Ujung Tombak Pelayanan Pemkot

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Eri memberikan pengarahan kepada lurah dan camat di wilayah Surabaya Selatan yang digelar di kantor Kecamatan Gayungan, Rabu (17/3). SP/ ALQ
Wali Kota Eri memberikan pengarahan kepada lurah dan camat di wilayah Surabaya Selatan yang digelar di kantor Kecamatan Gayungan, Rabu (17/3). SP/ ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terus melakukan pertemuan dengan lurah dan camat di Kota Surabaya. Setelah sebelumnya memberikan pengarahan kepada para lurah dan camat di wilayah Surabaya Utara dan Surabaya Barat, kini giliran Wali Kota Eri memberikan pengarahan kepada lurah dan camat di wilayah Surabaya Selatan yang digelar di kantor Kecamatan Gayungan, Rabu (17/3).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri mengatakan lurah dan camat itu adalah pilihan Gusti Allah yang harus dijaga amanahnya. Bahkan, ia juga yakin bahwa tidak mungkin diberi jabatan lurah dan camat apabila tidak punya kelebihan, sehingga dia berharap para lurah dan camat itu bekerja dari hati demi warga Surabaya. 

“Sebagai seorang pemimpin, kita harus memikirkan umat kita atau warga kita, sebagaimana Rasulullah ketika hendak wafat, beliau masih memikirkan umatnya. Ummati, ummati, ummati, bagaimana nasib umatku. Makanya, kita harus dekat dengan warga, turun ke bawah melihat kebutuhan umat kita apa?” kata Cak Eri.

Apalagi, ia juga memastikan bahwa kelurahan kedepannya akan menjadi ujung tombak pelayanan Pemkot Surabaya kepada warganya. Makanya, ke depan di kelurahan akan diletakkan satu staf Dispendukcapil dan staf Dinas Sosial, sehingga ketika ada warga yang tanya tentang pelayanan kependudukan bisa langsung tanya ke staf Dispendukcapil itu, begitu juga ketika ada warga yang tanya tentang bidang sosial, maka staf Dinas Sosial itu yang akan menjelaskan. 

“Saya ingin kelurahan jadi ujung tombak pelayanan Pemkot Surabaya, sehingga saya berharap tahun depan semua pelayanan cukup di kelurahan, tidak perlu ke Siola,” ujarnya. 

Di samping itu, ia kembali mengingatkan lurah dan camat itu untuk mendata warganya hingga detail. Sebab, itu akan memudahkan pemkot dalam memasukkan ke data MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah). 

“Tolong dicek lagi pendapatannya per keluarga berapa, sehingga nanti mereka bisa dimasukkan ke dalam desil 1, desil 2, dan 3. Karena cita-cita saya, setiap keluarga nanti punya penghasilan Rp 7 juta,” tegasnya. 

Oleh karena itu, ia pun meminta tolong kepada lurah dan camat itu untuk selalu dekat dengan warganya, supaya tahu kondisi yang terjadi di bawah. Ia pun yakin para lurah dan camat itu bisa melakukan itu karena merupakan pilihan Gusti Allah. “Karena sudah dipilih oleh Gusti Allah, maka kita harus gunakan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.  

Cak Eri juga mempersilahkan kepada para lurah dan camat itu untuk menemuinya dan menyampaikan berbagai masalahnya di ruang kerjanya Balai Kota Surabaya. Bahkan, ia menyampaikan ruang kerjanya terbuka untuk mereka, sebab mereka semua adalah keluarga besar Pemkot Surabaya.

 “Ruangan saya di Balai Kota selalu terbuka, silahkan kalau mau menyampaikan langsung kepada saya. Semakin banyak permasalahan masyarakat yang saya ketahui, maka akan semakin banyak pula permasalahan yang bisa kita carikan solusinya bersama-sama,” pungkasnya. Alq 

 

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…